Polres Nias Selatan Amankan 2 Pelaku Cabul Anak di Bawah Umur

Polres Nias Selatan Amankan 2 Pelaku Cabul Anak di Bawah Umur

Pelaku cabul diamankan Polres Nias Selatan.

(jw/rzd)

Kamis, 8 November 2018 | 13:48

Analisadaily (Nias Selatan) - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Nias Selatan (Nisel) meringkus 2 orang pelaku pencabulan terhadap 2 orang korban anak di bawah umur. Peristiwa ini terjadi di 2 lokasi berbeda di Kabupaten Nias Selatan.

Kapolres Nias Selatan AKBP Faisal F. Napitupulu mengatakan, tersangka pertama berinisial A-L (60) warga Desa Siwalubanua, Kecamatan Somambawa, Kabupaten Nias Selatan, ditangkap di rumahnya pada Selasa (30/10) lalu berdasarkan laporan keluarga korban yang berinisial J-T (4) warga desa yang sama. Informasi yang diterima, peristiwa tersebut terjadi Senin (29/10) lalu.

"Saat itu korban sedang bermain-main di rumah pelaku. Kemudian pelaku mengajak korban bermain ke dalam kamar dan melakukan perbuatan cabul. Melihat peristiwa itu, ibu korban langsung melaporkannya ke Mapolres Nisel," katanya, Kamis (8/11).

Kemudian untuk tersangka kedua berinisial S-T (59) warga Desa Silimabanua, Kecamatan Somambawa, Kabupaten Nisel. Pelaku diduga melakukan persetubuhan terhadap seorang anak di bawah umur berinisial M-G (13) penduduk desa yang sama, tanggal 27 September 2018.

"Saat itu korban yang baru selesai buang air di lokasi pemandian umum, hendak pulang ke rumah. Tersangka S-T yang diduga sudah mengintip korban langsung menariknya kembali ke dalam tempat pemandian dan melakukan persetubuhan. Usai melakukan perbuatan bejat, pelaku kemudian memberikan uang Rp 100 ribu sambil mengancam akan membunuh korban apabila memberitahukan peristiwa tersebut kepada orang lain," ucap Faisal.

Korban yang merasa ketakutan menceritakan peristiwa yang dialaminya kepada keluarga, dan kemudian pihak keluarga melaporkan perbuatan tersebut ke Polres Nias Selatan.

"Petugas yang menerima laporan langsung melakukan pengejaran dan berhasil menangkap pelaku saat bersembunyi di dalam rumahnya, Sabtu (3/11) kemarin," ujar Faisal.

Faisal menuturkan kedua pelaku mengaku baru sekali melakukan tindakan cabul terhadap korbannya.

"Anak merupakan aset bangsa jadi harus sama-sama kita jaga. Saya imbau kepada masyarakat khususnya para orang tua agar tidak ada lagi kejadian yang merugikan anak. Apabila ada kejadian yang menimpa ataupun merugikan anak, kami akan lakukan tindakan tegas," tuturnya.

Tindak pidana terhadap anak ini bukan merupakan kejahatan biasa, tapi termasuk dalam Serious Crime (Kejahatan Serius).

"Kejahatan terhadap anak ini bukan hanya menjadi perhatian Pemerintah tetapi sudah menjadi perhatian dunia Internasional," jelas mantan Kasubdit IV/Renakta Polda Sumatera Utara itu.

Dalam proses penyidikan, pihak Polres Nias Selatan bekerjasama dengan Lembaga Pemerhati Anak untuk memberikan pendampingan kepada pihak korban. 

"Kedua tersangka akan dijerat dengan Pasal 81 ayat (1) (2) Subsider Pasal 82 ayat (1) Undang Undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman Kebiri atau hukuman penjara paling lama 15 tahun," pungkas Faisal.

(jw/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar