Polres Asahan Amankan Komplotan Pembobol ATM

Polres Asahan Amankan Komplotan Pembobol ATM

Keterangan pers kasus pembobolan ATM.

(jw/rzd)

Kamis, 17 Januari 2019 | 10:28

Analisadaily (Asahan) - Empat tersangka pelaku pembobol rekening nasabah bank dengan modus mengganjal slot kartu pada mesin ATM ditembak polisi. Pelaku ditembak karena mencoba melawan dan melarikan diri saat hendak diamankan.

Kapolres Asahan, AKBP Faisal Napitupulu mengatakan, keempat tersangka yang ditangkap masing-masing Saparudin (42), warga Jalan Brigjen Katamso, Medan, Efendi Syahputra (24), warga Bandar Selamat, Medan Tembung, Abdi Putra (32), warga Jalan Letda Sujono, Medan, dan Bob Zulfikar (32), warga Perumnas Mandala, Percut Sei Tuan, Deli Serdang.

"Keempat pelaku diamankan petugas Unit Jatanras Satreskrim Polres Asahan di Jalan Sisingamangaraja, Bakaran Batu, Rantau Selatan, Labuhan Batu pada Rabu (16/1) malam. Pada saat diamankan, mereka mencoba melarikan diri sehingga petugas terpaksa melakukan tindakan tegas terukur di bagian kaki karena berusaha melawan petugas dan hendak melarikan diri saat ditangkap," katanya, Kamis (17/1).

Faisal menjelaskan, para komplotan tersebut ditangkap setelah petugas Unit Jatanras Satreskrim Polres Asahan menyelidiki pembobolan rekening warga yang telah ditipu di mesin ATM kawasan supermarket Desa Aek Loba.

"Dari penyelidikan diketahui salah seorang pelaku diduga telah terlebih dahulu mengganjal slot kartu, sehingga kartu ATM korban terganjal. Kemudian tersangka lain berpura-pura sebagai teknisi datang dan menawarkan bantuan kepada korban. Ujung-ujungnya mereka meminta korban memasukkan PIN," jelasnya.

Korban yang mengetahui kalau dirinya telah menjadi korban penipuan dan pencurian akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pulau Raja setelah melihat rekeningnya habis terkuras sebanyak Rp 2 juta.

"Dari laporan tersebutlah petugas langsung melakukan penyelidikan dan berhasil melacak keberadaan para pelaku tersebut," tutur Faisal.

Faisal mengungkapkan bahwa dari hasil penyelidikan sementara, komplotan ini sudah beraksi di berbagai kota di Sumatera Utara.

"Untuk wilayah Kabupaten Asahan, mereka melakukan aksinya di kawasan Kota Kisaran, Simpang Empat, dan Aek Ledong. Sementara di kota lainnya mereka juga beraksi di Medan, Tebing Tinggi, Serdang Bedagai, dan kemungkinan juga sudah beraksi di Labuhan Batu karena mereka kita tangkap di sana," ungkapnya.

Dari para tersangka petugas berhasil mengamankan barang bukti 31 kartu ATM, 4 unit handphone, uang tunai Rp 7.150.000, 1 pack tusuk gigi, serta 1 unit mobil Toyota Calya BK 1991 FB yang digunakan saat melakukan aksi.

(jw/rzd)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar