Polisi Tangkap Anggota DPRD Tapteng Dari Persembunyiannya

Polisi Tangkap Anggota DPRD Tapteng Dari Persembunyiannya

Mapolda Sumut

(jw/eal)

Kamis, 6 Desember 2018 | 14:28

Analisadaily (Medan) - Petugas kepolisian dari Polda Sumatera Utara akhirnya mengamankan satu dari dua anggota DPRD Tapanuli Tengah (Tapteng) yang terlibat dalam tindak pidana korupsi biaya perjalanan dinas.

"Benar, ada kita amankan satu tersangka anggota DPRD Tapteng oleh penyidik Subdit III/Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumut pada Rabu (5/12) malam," kata Dirreskrimsus Polda Sumut, Kombes Pol. Ronny Samtana, Kamis (6/12).

Satu orang yang diamankan oleh petugas tersebut adalah Wakil Ketua DPRD Tapanuli Tengah (Tapteng), Awaluddin Rao. Dia diamankan di tempat persembunyian di Kota Padang, Sumatera Barat.

"Saat ini petugas masih mengejar seorang lagi anggota dewan Tapteng yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan mark-up atau biaya dinas perjalanan fiktif tahun 2016/2017," jelas Ronny.

"Satu orang lagi masih kita kejar adalah Sintong Gultom," sambungnya.

Disinggung mengenai ada pelaku selain kelima anggota dewan yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, Ronny belum bersedia berkomentar. "Kita fokus yang lima ini dulu," pungkasnya.

Untuk diketahui, Polda Sumut telah mengamankan tiga orang tersangka dalam kasus tersebut, yakni Julianus Simanungkalit, Jonias Silaban dan Hariono Nainggolan. Ketiganya sudah ditahan sejak Jumat (30/11) lalu.

Kelima anggota DPRD Tapteng itu ditetapkan menjadi tersangka sebagaimana dimaksud dalam Laporan Polisi Nomor: LP/766/VI/2018/SPKT III tgl 08 Juni 2018. Mereka disangka telah merugikan keuangan negara sebesar Rp 655.924.350. Selain ada perjalanan fiktif, para tersangka diduga telah menggelembungkan biaya perjalanan dinas ke luar daerah tahun 2016 dan 2017.

Para tersangka juga disangka telah melakukan perbuatan yang diatur dan diancam dengan Pasal 2 ayat (1) subsider Pasal 3 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU RI No 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHPidana.

(jw/eal)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar