Polisi Segera Ungkap Peristiwa Ledakan di Jalan Kruing

Keluarga Korban Minta Pemilik Gas Bertanggungjawab

Polisi Segera Ungkap Peristiwa Ledakan di Jalan Kruing

Bangunan yang hancur akibat ledakan di Jalan Kruing Nomor 3D, Kelurahan Sekip, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, Kamis (11/4) lalu

(jw/eal)

Selasa, 30 April 2019 | 19:09

Analisadaily (Medan) - Peristiwa ledakan yang terjadi di Jalan Kruing Nomor 3D, Kelurahan Sekip, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, Kamis (11/4) lalu, saat ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Peristiwa tersebut yang menyebabkan 5 rumah toko (ruko) rusak, 4 orang meninggal dunia dan 10 lainnya mengalami luka hingga harus dilarikan ke rumah sakit. Empat orang yang meninggal dunia adalah Jafier (10), Eren (2), Rahmat Efendi (43) dan Nurmala Dewi.

Kakak Rahmat, Ana, menjelaskan bahwa adiknya meninggal akibat ledakan. Rahmat meninggal tidak lama setelah mendapat perawatan di rumah sakit. Sementara Nurmala Dewi yang merupakan istri Rahmat meninggal dua pekan kemudian.

"Istrinya meninggal pada Kamis (25/4) pagi karena luka bakar yang dideritanya," kata Ana kepada Analisadaily.com di kediaman korban, Gang Kerang, Lingkungan VII, Sei Putih Timur, Kecamatan Medan Petisah, Selasa (30/4) malam.

Ana mewakili pihak keluarga berharap agar polisi segera menyelesaikan masalah ini dan pihak pemilik gas dapat bertanggung jawab atas meninggalnya sang adik.

"Harapan kami dalam kasus ini cepat selesai. Polisi juga cepat mengungkapkan kasus ini," pintanya.

Sementara Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol. Agus Andrianto, mengatakan bahwa apabila benar telah terjadi kelalaian dalam peristiwa ledakan di Jalan Kruing, maka pelaku akan dijerat dengan Pasal 359 KUHP.

"Kita menunggu hasil labfor apakah ledakan akibat gas pipa PGN atau kelalaian dari pemilik yang membuat instalasi. Kalau kerusakan instalasi, tentunya ini kelalaian pemilik. Akan dikenakan Pasal 359," tegas Agus.

(jw/eal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar