Polisi Koordinasi dengan Konjen Jerman Terkait Penangkapan Bern

Polisi Koordinasi dengan Konjen Jerman Terkait Penangkapan Bern

WNA asal Jerman diamankan polisi karena bawa ganja

(jw/rzd)

Jumat, 26 Juli 2019 | 18:49

Analisadaily (Medan) - Warga Negara Asing (WNA) asal Jerman, HB alias Bern (39), diamankan petugas Polsek Medan baru karena kedapatan memiliki narkotika jenis ganja kering sebanyak 90,10 gram.

Terkait penangkapan tersebut, pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan Konsulat Jenderal (Konjen) Jerman.

"Kita sudah koordinasi dengan Konjen Jerman yang ada di Medan," kata Kapolsek Medan Baru, Kompol Martuasah Tobing, di Mapolsek Medan Baru, Jumat (26/7).

Martuasah menuturkan, selain itu juga, akan dilakukan pengecekan untuk mengetahui kebenaran terkait dengan pengakuan Bern. WNA asal Jerman tersebut mengaku menggunakan ganja untuk pengobatan.

"Kita akan cek ke negaranya, soal pengakuan dia gunakan ganja untuk kesehatan," tuturnya.

Kepada polisi saar menjalani pemeriksaan, Bern mengaku menggunakan ganja tersebut sejak lama. "Dokter berikan ke saya untuk obat pada 2014. Ini untuk pengobatan saya," katanya.

"Ketika perut kosong, kepala pusing, saya pakai, jadi tenang," sambung Bern.

WNA asal Jerman berkepala plontos itu juga mengakui kesalahannya. Dirinya mengakui dan sadar bahwa dilarang menggunakan ganja di Indonesia. "Saya minta maaf soal ini," ucapnya.

Bern diamankan polisi di salah satu indekos yang berada di Perumahan Griya 24, Jalan Sisingamangaraja, Gang Sumatera, Kota Medan, pada Kamis (25/7).

Bern diketahui bekerja sebagai marketing di salah satu perusahaan. Sebelumnya Bern sering berpindah-pindah dan sering ke Pulau Banyak, Singkil, Aceh. Bern juga diketahui baru tiba di Medan pada 22 Juli 2019.

Selain mengamankan Bern dan barang bukti 90,10 gram ganja, polisi juga mengamankan paspor serta berbagai mata uang asing.

Atas perbuatannya, Bern dijerat Pasal 114 ayat 1 subsider 111 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2008 dengan ancaman 12 tahun penjara.

(jw/rzd)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar