Polisi dan TNI Bantu Pemerintah Tangani Pembuangan Bangkai

Polisi dan TNI Bantu Pemerintah Tangani Pembuangan Bangkai

Polisi dan TNI susuri Sungai Belawan di Jalan Bunga Raya, Kelurahan Asam Kumbang, Kecamatan Medan Selayang, Selasa (12/11).

(jw/csp)

Selasa, 12 November 2019 | 14:27

Analisadaily (Medan) - Mengantisipasi oknum-oknum membuang bangkai babi ke sungai, Polrestabes Medan dan Kodim 0201/BS melakukan penyisiran Sungai Belawan di Jalan Bunga Raya, Kelurahan Asam Kumbang, Kecamatan Medan Selayang, Selasa (12/11).

Dari pantauan di lokasi terlihat penyisiran dihadiri Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto, Dandim 0201/BS, Kolonel Inf Roy J Hansen Sinaga, dan Kadis Lingkungan Hidup Kota Medan, Armansyah Lubis.

Roy Hansen Sinaga mengatakan, penyusuran untuk melihat jalur-jalur sungai yang katanya tempat pembuangan bangkai hewan.

"Aliran sungai inikan bermuara ke Danau Siombak di Marelan. Makanya, kita lakukan penyisiran di sini melihat bangkai hewan itu," kata Roy.

"Polisi bersama TNI membantu pemerintah mengatasi fakta adanya pembuangan bangkai hewan di sungai. Ini juga mencegah hal-hal yang lebih besar lagi seperti menyebarnya virus dari bangkai hewan dan itu kita antisipasi," ujar Kombes Pol Dadang Hartanto.

Dadang menuturkan, selain menyisir sungai, dilakukan juga pemantauan di tepi sungai. "Kita melakukan pencegahan di pinggir sungai yang dimungkinkan ada peternak babi membuang ke sungai," tuturnya.

Sampai saat ini telah ditemukan sekitar 5.800 ekor babi yang mati karena hog cholera, dari jumlah populasi babi di Sumatera Utara sebanyak 1.2 juta ekor.

Ada 11 kabupaten yang ditemukan ternak babi mati karena hog cholera, yakni di Karo, Dairi, Humbang Hasundutan, Deliserdang, Medan,Toba Samosir, Serdang Bedagai, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan Samosir.

(jw/csp)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar