Polisi Amankan Satu Orang Wanita dari Belawan

Polisi Amankan Satu Orang Wanita dari Belawan

Tampak kendaraan kepolisian berada di lokasi penggeledahan di Jalan Tambak Lingkungan 20, Kelurahan Canang Kering, Medan Belawan, Jumat (15/11).

(jw/csp)

Jumat, 15 November 2019 | 19:03

Analisadaily (Medan) - Tim gabungan mengamankan seorang wanita dari penggeledahan di Jalan Tambak Lingkungan 20, Kelurahan Canang Kering, Medan Belawan, Jumat (15/11), yang tidak jauh dari rumah Aris dan Fadli.

Akan tetapi, belum diketahui apakah wanita yang diamankan itu terkait dengan bom bunuh diri yang dilakukan terduga Rabbial Muslim Nasution di Mapolrestabes Medan, Rabu (13/11) kemarin.

Salah seorang warga, Djuhadi (75) mengatakan, rumah yang digeledah itu merupakan tempat tinggal Syarif bersama istrinya, Ainun dan dua anaknya masih kecil. Dia sudah menempati rumah itu selama lima tahun.

"Sebelumnnya dia juga tinggal bersama mertuanya Iwan dan abang iparnya Khairuddin. Mereka satu pengajian tapi dua bulan lalu mereka berdua sudah pergi ke Bengkulu," kata Djuhadi.

Menurut Djuhadi, keluarga Syarif termasuk warga yang menutup diri, jarang bergaul dengan tetangga. "Mereka tertutup dan jarang bergaul," ucapnya.

Syarif, sepengetahuan Djuhadi, dulunya seorang security, namun beberapa bulan belakangan berhenti dari kerjaan. "Kabar-kabarnya karena tidak mau menghormati bendera merah putih," ujarnya.

Terakhir kali, Dihasut melihat Syarif pada Rabu (13/11) sore setelah peristiwa bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan. "Dia pergi sore hari bersama 4 orang temanya mengendarai sepeda motor," ungkapnya.

Hingga malam ini, tim gabung masih melakukan penggeledahan di rumah itu, bahkan ada beberapa rumah yang juga diperiksa petugas.

(jw/csp)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar