Polda Sumut Sita 22,69 Kg Sabu dan 20.000 Butir Etizolam dari 17 Tersangka

Polda Sumut Sita 22,69 Kg Sabu dan 20.000 Butir Etizolam dari 17 Tersangka

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Hendri Marpaung, memaparkan kasus narkoba di Mapolda Sumut, Senin (18/3).

(jw/rzd)

Senin, 18 Maret 2019 | 18:45

Analisadaily (Medan) - Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) mengamankan 17 orang yang terlibat dalam peredaran narkotika di sejumlah lokasi. Diamankan barang bukti 22,69 kilogram sabu-sabu serta 20.000 butir etizolam.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Hendri Marpaung mengatakan, penangkapan terhadap para tersangka dilakukan sejak tiga pekan lalu.

"Dalam penangkapan itu, kita berhasil mengamankan 17 orang. Dari 17 itu, ada 5 orang yang membawa 17 kilogram sabu-sabu, ada sopir, penuntun dan penggendong," katanya di Mapolda Sumut, Senin (18/3).

Hendri menjelaskan, penangkapan pertama dilakukan pada Selasa (26/2) terhadap tiga laki-laki, yakni F, M alias P, dan I, di Hotel Antara Dua, Jalan Asrama, Kota Medan.

"Dari tangan mereka, petugas berhasil mengamankan 990 gram sabu-sabu yang dibungkus dalam kemasan teh China merek Guanyinwang," jelasnya.

Di hari yang sama, petugas melakukan pengembangan dan menangkap MY di Jalan Garuda, Sei Semayang, Sunggal, Deli Serdang. Dalam penangkapan ini, petugas menyita 955 gram sabu-sabu.

"Barang bukti disita petugas dari kediaman MY di Jalan Umar Baki, Perumahan Alum Permai, Desa Payaroba, Binjai Barat, Kota Binjai. Saat hendak diamankan petugas terpaksa melumpuhkan MY karena mencoba melakukan perlawanan," ucap Hendri.

Selanjutnya pada Rabu (27/2), petugas menangkap EAS alias G di Jalan Medan-Tanjung Morawa, Desa Limau Manis, Tanjung Morawa Deli Serdang. Dari tangannya disita 1.988 gram sabu-sabu.

"Penangkapan itu juga hasil pengembangan dari penangkapan sebelumnya," ujar Dirnarkoba.

Kemudian pada Rabu (6/3), berdasarkan dari keterangan EAS, petugas menangkap DH di Jalan Sipori-pori, Beting Kuala Kapias, Teluk Nibung, Tanjung Balai. Tersangka diamankan petugas bersama barang bukti sabu-sabu sebanyak 1 kilogram.

Seminggu kemudian tepatnya pada Selasa (12/3) dinihari, petugas juga menangkap 4 tersangka lainnya dengan inisial SIS, MS, ZRG, dan AHP di Jalan Lintas Sumatera, Sei Balai, Kabupaten Batubara.

"Dari tangan mereka disita 2 tas berisi 17.687 gram sabu-sabu yang dibagi dalam 18 bungkus kemasan teh China. Mereka diamankan di perbatasan, dekat Simpang Kawat. Sabu-sabu itu dibawa mereka dari Bengkalis, Riau, dengan tujuan Medan untuk dipecah. Menurut pengakuan, sabu-sabu itu berasal dari luar negeri," tutur Hendri.

Penangkapan berlanjut pada Rabu (13/3). Saat itu petugas menangkap seorang laki-laki MIN alias F di Jalan Jermal XV ujung di areal tanah garapan, dengan barang bukti yang disita 70 gram sabu-sabu. Terkait penangkaan ini, mereka meringkus ARP alias AG di Jalan HM Joni Medan dan AH alias H di Jalan Jemal VII, Medan.

"Sementara tim lain juga menangkap 3 laki-laki dengan inisial A alias J, J, dan I di perairaan Teluk Nibung, Tanjung Balai. Dalam penangkapan itu disita 4 bungkus berisi 20.000 butir pil psikotropika jenis etizolam yang dibawa dari Malaysia," terang Hendri.

Dari seluruh penangkapan itu, petugas menyita total 22,69 Kg dan 20.000 butir pil psikotropika jenis etizolam. Atas perbuatan mereka, para tersangka dijerat dengan Pasal 114  ayat (2) dan atau Pasal 112 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

"Ancamannya pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau paling singkat penjara 6 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 1 miliar dan paling banyak Rp 10 miliar," tegas Hendri.

(jw/rzd)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar