Polda Sumut Periksa Wali Kota Siantar Terkait OTT di Kantor BPKAD

Polda Sumut Periksa Wali Kota Siantar Terkait OTT di Kantor BPKAD

Kantor Badan Pemeriksaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Siantar

(jw/rzd)

Senin, 29 Juli 2019 | 18:30

Analisadaily (Medan) - Penyidik Subdit III Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumut melakukan pemeriksaan terhadap Wali Kota Pematang Siantar, Hefriansyah Noor, terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kantor Badan Pemeriksaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Siantar.

"Pemeriksaan digelar guna melengkapi penyidikan kasus OTT di Kantor BPKAD Siantar beberapa waktu lalu," kata Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan, Senin (29/7).

Pemeriksaan yang dilakukan terhadap Wali Kota Pematang Siantar ini merupakan pemanggilan pertama yang dilakukan tim penyidik, yang sebelumnya telah dijadwalkan sejak awal pekan lalu.

"Tadi, Wali Kota Siantar sudah diperiksa tim penyidik sejak pagi," terang MP. Nainggolan.

Pemeriksaan yang dilakukan terhadap Hefriansyah Noor masih berkaitan sebagai saksi. Hal ini dilakukan untuk melengkapi berkas penyelidikan yang tengah dikumpulkan para penyidik.

"Statusnya sebagai saksi, ya. Bukan tersangka," jelasnya.

Ditanyai apakah nantinya Wali Kota Siantar akan ditetapkan sebagai tersangka, menurut MP. Nainggolan, tergantung dari pengembangan penyidikan yang dilakukan penyidik.

"Jadi, kita lihat nanti bagaimana perkembangan penyidikannya," sebut MP. Nainggolan.

Penyidik Direktorat Reskrimsus Polda Sumut telah menetapkan dua tersangka terkait OTT di Kantor BPKAD Siantar. Kedua tersangka, Kepala BPKAD Siantar, Adiyaksa Purba, dan Bendahara Pengeluaran BPKAD Siantar, Erni Zendrato.

OTT terkait pungli atas pemotongan pemberian uang insentif pemungutan pajak daerah milik anggota pegawai BPKAD Siantar sebesar 15 persen dari uang yang diterima pegawai Triwulan II Tahun 2019. Dari OTT, petugas mengamankan uang tunai senilai Rp 186 juta.

(jw/rzd)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar