PLN Sumut Pasang Jaringan Baru Untuk 20.000 Rumah Bersubsidi

PLN Sumut Pasang Jaringan Baru Untuk 20.000 Rumah Bersubsidi

GM PLN Wilayah Sumatera Utara, Feby Joko Prihanto (kiri) dan Ketua DPD REI Sumatera Utara, Andi Admoko Penggabean (kanan)

(jw/eal)

Selasa, 10 Juli 2018 | 20:27

Analisadaily (Medan) - PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Utara siap melakukan pemasangan jaringan listrik baru sebanyak 20.000 unit rumah subsidi untuk mendukung program Presiden Joko Widodo tahun 2018, yakni satu juta unit rumah subsidi di seluruh Indonesia.

GM PLN Wilayah Sumatera Utara, Feby Joko Prihanto mengatakan, kerjasama ini akan menyinkronkan program kerja antara REI dan PLN Sumatera Utara. Dengan kondisi pasokan atau stok listrik di Sumatera Utara surplus.

"Dengan ini, kita harapkan bisa manfaat secara luas oleh teman-teman asosiasi perumahan, terutama REI. Kita harapkan dengan Program Nawacita Pemerintah Indonesia, rumah rakyat terwujud dengan mematangkan lagi program kerja kita," kata Feby dalam penandatanganan MoU antara PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Utara dengan DPD Real Estate Indonesia (REI) Sumatera Utara di Medan, Selasa (10/7).

Feby juga mengungkapkan bahwa melalui MoU ini, pihaknya siap mengalirkan listrik kepada perumahan baru di Sumatera Utara. Hal ini tidak lepas dari kontribusi PLN untuk masyarakat. Selain itu, listrik juga menjadi fasilitas utama dari perumahan yang dibangun tersebut.

"Untuk ke depannya agar lebih baik lagi. Kalau bicara konsep tenaga listrik, pastinya adanya konsep ketersediaan. Untuk di Sumatera Utara, kita memiliki ketersediaan 15 sampai 20%," ungkapnya.

Feby menjelaskan bahwa saat ini ketersediaan pasokan listrik berlebih. Hal ini tidak lepas dari suplai tenaga listrik yang dimiliki PLN Sumut seperti Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Sarulla di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara dengan jumlah 330 MW. Kemudian Sourek Merapi di Pangkalan Susu 3 dan 4 PLTU.  

"Dengan ini semakin banyak tenaga-tenaga listrik untuk menambahkan kekuatan cadangan daya listrik di Sumatera Utara," jelasnya.

Menurutnya, dengan pasokan berlebih, PLN siap memberikan pasokan listrik untuk kebutuhan masyarakat, industri, bisnis dan perumahan baru yang ada di Sumatera Utara

"Karena perumahan penting, jadi kita sama-sama mematangkan itu kembali untuk rencana kerja. Dengan rencana kerja ini, tidak terlewati dan terpenuhi sesuai dengan waktunya dan sesuai dengan kebutuhannya," tuturnya.

Sementara itu Ketua DPD REI Sumatera Utara, Andi Admoko Penggabean menambahkan, pihaknya akan membangun 20.000 rumah bersubsidi di Sumut hingga akhir 2018.

"Kita melihat PLN ini surplus untuk menyiapkan daya listrik konsumen. Terbukti sampai 2-3 tahun ke depan untuk DPD REI Sumut dan developer untuk persiapan daya rumah-rumah yang akan kita bangun," tambahnya.

(jw/eal)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar