PLN Berikan Layanan Premium Platinum Untuk Kebutuhan Investasi

PLN Berikan Layanan Premium Platinum Untuk Kebutuhan Investasi

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Manajer PLN Area Padangsidempuan Roni Afrianto (tengah) dengan Vice President Director, Linda Helena Darmalina (kanan) disaksikan oleh General Manager PLN Sumut Feby Joko Priharto (kiri), Jumat (3/1)

(jw/csp)

Jumat, 3 November 2017 | 17:06

Analisadaily (Medan) – General Manager Perusahan Listrik Negara (PLN) Wilayah Sumatera, Feby Joko Prihartono mengatakan, akan memberikan Layanan Premium Platinum dengan daya 30.1 MVA kepada pelanggan dengan tingkat kehandalan tinggi.

"Kita memberikannya kepada PT Agincourt Resources. Penyambungan listrik serta penandatanganan Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik sudah dilakukan pada 31 Oktober 2017 di Padang Sidempuan," kata Feby Joko Priharto, Jumat (3/11).

Layanan Premium diberikan dengan berbagai golongan jenis Platinum, Gold, Silver hingga Bronze. Layanan ini menjamin 99.9% tidak ada pemadaman.

"Layanan ini secara biaya penyambungan tidak ada perbedaan, hanya perbedaan di tarif saja karena mendapatkan pelayanan lebih," ungkap Feby.

Feby juga menyampaikan, PLN siap menyuplai tenaga listrik untuk PT Agincourt Resources, dengan senantiasa menjaga kehandalan agar PT Agincourt Resources dapat beroperasi tanpa henti.

"Sebagai Pelanggan Premium Platinum kami menyediakan dua suplai penyulang untuk menjaga kehandalan listrik ke PT Agincourt Resources. Sehingga dipastikan tidak akan ada pemadaman selama beroperasi," pungkasnya.

"Saat ini kondisi listrik Sumatera Utara surplus. Bagi industri-industri ataupun usaha yang menginginkan Layanan Premium, PLN siap menyuplai tenaga listrik untuk kebutuhan investasi.”

Linda Helena menyampaikan, perusahaannya selalu mendukung untuk menggunakan listrik PLN. “Saya dan President Director sempat tidak percaya karena cepat sekali proses penyambungannya,” kata Linda.

“Dalam tempo tiga hari Pak Jadima menyanggupi untuk memproses. Tapi kami menginginkan untuk menjadi pelanggan yang betul-betul diperhatikan karena prosesnya tidak mudah untuk peralatan kami bisa booting-up jika terjadi pemadaman.”

(jw/csp)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar