Pj Gubsu Tinjau Pencarian KM Sinar Bangun di Pelabuhan Tigaras

Pj Gubsu Tinjau Pencarian KM Sinar Bangun di Pelabuhan Tigaras

Pj Gubernur Sumatera Utara, Eko Subowo

(jw/eal)

Sabtu, 23 Juni 2018 | 14:29

Analisadaily (Medan) - Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara, Eko Subowo, memantau persiapan operasi SAR gabungan pada hari keenam pasca tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba, Sabtu (23/6).

Kedatangan Pj Gubsu tersebut untuk menjawab tantangan yang disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo, pada saat pelantikan Eko Subowo di Kantor Gubsu, Jumat (22/6) kemarin.

Kedatangannya pun disambut oleh Kepala Basarnas Pusat M. Syuagi dan tim SAR gabungan. Kemudian Eko memantau persiapan armada kapal patroli Basarnas yang dikerahkan untuk membantu evakuasi korban hilang dan bangkai kapal yang hingga kini belum ditemukan.

Setibanya di Pelabuhan Tigaras, Eko Subowo mengklarifikasi bahwa kabar telah dicopotnya Kadis Perhubungan Sumut maupun Kadis Perhubungan Kabupaten Samosir dan Simalungun. Menurutnya kabar tersebut tidak benar karena saat ini masih fokus pada pemecahan penyebab kecelakaan.

"Kita akan memperbaiki sistemnya mencari apanya yang salah dan dimana salahnya. Bukan mencari siapa yang salah. Tetapi polisi berhak melakukan penyidikan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. Kami akan berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan supaya ada norma, standar, kriteria pelayanan maksimal angkutan danau penyeberangan ini untuk dilaksanakan oleh pemerintah daerah di lapangan," ucapnya.

Selain itu, pihaknya juga bakal memastikan Standar Pelayaran Kapal (SPK) tersebut diimplementasikan oleh pemerintah provinsi dan kabupaten/kota yang disertakan dengan perbaikan kelembagaan dan 3P yakni kualitas dan kuantitas personil, peralatan dan pembiayaan yang cukup untuk operasional mereka.

"Kerja tim SAR gabungan dalam mengevakuasi korban dan kapal Sinar Bangun sudah bagus. Semua daya dan upaya tim sudah dilakukan sejak tragedi peristiwa 18 Juni lalu. Khusus untuk pemerintah daerah tugasnya menyiapkan support segala hal yang diperlukan seperti mengerahkan personel-personel mulai dari dinas perhubungan, Dinas sosial, BPBD, kesehatan, Satpol PP," ungkap Eko.

Saat ini seluruh personil pemerintah daerah yang diturunkan dalam proses evakuasi korban 175 orang. Eko Subowo juga meminta keluarga agar bersabar dan tawakal.

"Kami turut mengucapkan bela sungkawa dan prihatin. Tetapi, saya harapkan tetap bersabar. Percaya bahwa pemerintah pusat dan daerah tetap hadir untuk memastikan bahwa segala dan daya upaya telah maksimal dilakukan. Jaga kesehatan, nanti pemerintah daerah memberikan informasi segera kepada keluarga korban terkait perkembangan pencarian," jelasnya.

Sampai pencarian hari keenam, tim SAR gabungan terus berupaya mencari para korban dari KM Sinar Bangun yang tenggelam pada Senin (18/6) kemarin.

Sampai saat ini sudah 21 orang yang berhasil ditemukan dan dievakuasi. Dari 21 orang penumpang tersebut, 18 orang dinyatakan selamat sementara 3 orang meninggal dunia.

(jw/eal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar