PJ Gubsu Hadiri MTQN ke-50 di Tapanuli Selatan

PJ Gubsu Hadiri MTQN ke-50 di Tapanuli Selatan
Penjabat Gubernur Sumatera Utara, Eko Subowo membuka acara Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-50 tingkat Kabupaten di Lapangan Bola Kaki, Desa Aek Badak Jae, Kecamatan Sayur Matinggi, Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Selasa (24/7)
(jw/csp)

Selasa, 24 Juli 2018 | 16:28

Analisadaily (Tapanuli Selatan) - Penjabat Gubernur Sumatera Utara, Eko Subowo, di Musabaqah Tilawatil Quran Nasional ke-50 tingkat Kabupaten Tapanuli Selatan, Senin (23/7), menyampaikan bahwa Al-Qur'an sebagai obat menenangkan hati.

Acara tersebut berlangsung di Lapangan Bola Kaki Desa Aek Badak Jae Kecamatan Sayur Matinggi yang dihadiri 631 kafilah dari 14 kecamatan se-Kabupaten Tapanuli Selatan.

“Al-Qur'an obat tenangkan hati. Ini menunjukkan, masyarakat Tapanuli Selatan, selain religius juga mempertahankan adat istiadat. Dibuktikan dengan situasi yang kondusif, tidak terpengaruh berita hoax," kata Eko Subowo.

Kepada seluruh masyarakat Tapsel, Eko, berterimakasih karena terus menjaga persatuan dan kesatuan, termasuk peran Forkopimda yang ikut menciptakan harmonisasi dengan saling berkoordinasi. Apalagi, akan memasuki tahun politik yang sudah dimulai tahap awal.

"Sesuai tema MTQN kali ini, Kita Wujudkan Masyarakat yang Qur’ani, Menuju Masyarakat Sehat, Cerdas dan Sejahtera. Dari tema ini, bisa diambil beberapa makna sekaligus diharapkan meningkatkan minat baca AlQuran," ungkapnya.

Maknanya, jelas Eko, sesuai falsafah adat di Tapsel, 'paias rohamu' atau bersihkan hati. Sejalan dengan itu, Al-Qur'an pun merupakan satu obat mujarab untuk menenangkan hati.

"Kemudian kita harus berupaya terus menerus menerapkan nilai kebaikan ajaran Islam di kehidupan sehari," jelasnya.

Masih banyak orang yang sifatnya tercela, mengumpat, merendahkan orang lain, sering berkeluh kesah dan mengabaikan sopan santun. Namun, ia yakin, di Tapanuli Selatan hal itu akan sulit ditemui.

"Kepada seluruh Qori dan Qoriah agar memelihara kesehatan dan mengikuti kompetisi ini secara sehat dan efektif. Karena, juara bukan tujuan akhir. Sebab, tujuan akhir yang sesungguhnya menciptakan manusia yang Qurani. Kepada dewan hakim agar dapat memberikan penilaian yang objektif, sehingga Qori-Qoriah tidak kecewa," pungkasnya.

Bupati Tapsel, Syahrul M Pasaribu mengapresiasi dan berterimakasih atas perhatian Pj Gubsu Eko Subowo.

"Adapun tujuan kegiatan ini dalam rangka mengembangkan minat baca sekaligus mengamalkan nilai Al-Qur'an itu sendiri. Karena itu kami berterimakasih sekaligus apresiasi kehadiran Bapak Pj Gubernur," tambahnya.

Kegiatan telah dimulai sejak bulan lalu di kecamatan dan selanjutnya diperlombakan untuk tingkat kabupaten serta diawali Pawai Ta'aruf melibatkan 3.800 peserta dan masyarakat sekitar.

(jw/csp)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar