Pj Gubsu Berharap Danau Toba Dapat Nilai Terbaik dari UNESCO

Pj Gubsu Berharap Danau Toba Dapat Nilai Terbaik dari UNESCO

Penjabat (PJ) Gubernur Sumatera Utara, Eko Subowo, menyambut kedatangan assesor Geopark Kaldera Toba di Bandara Silangit, Kabupaten Tapanuli Utara, Kamis (2/8).

(jw/rzd)

Kamis, 2 Agustus 2018 | 17:31

Analisadaily (Medan) - Penjabat Gubernur Sumatera Utara (Pj Gubsu) Eko Subowo menyambut kedatangan Tim Assesmen dari UNESCO Global Geopark (UGG) Kirstin Thompson Lemon dan Rasanubari Asmah Rahman di Bandara Silangit, Kecamatan Siborong-borong, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput).

Kedatangan para assesor dan rombongan bertujuan mengunjungi Geopark Kaldera Toba (GKT) untuk melakukan penilaian. Rencananya sampai 4 Agustus mendatang, mereka akan melihat langsung dan melakukan observasi tentang kesiapan GKT untuk dapat menjadi anggota UGG.

"Saya berharap tim dapat memberi penilaian yang baik, sehingga hasil kerja keras para stake holder Kaldera Toba beserta 7 pemerintah daerah sekitar kawasan Danau Toba dapat diakui dunia," kata Eko Subowo, Kamis (2/8).

Eko menjelaskan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) mendukung tim GKT untuk terus melakukan pembangunan dalam upaya memperkenalkan kawasan Danau Toba di mata dunia. Sehingga akan terus menambah para wisatawan, baik lokal maupun internasional.

"Wisatawan akan terus rindu suasana dan panorama keindahan Danau Toba, yang akhirnya ingin kembali lagi," ujarnya.

Eko mengungkapkan, GKT mempunyai 13 geosite dengan pemandangan yang indah, yakni Tongging Sipiso-piso, Silalahi Sabungan, Haranggaol, Sibaganding Parapat, Taman Eden, Balige Liong Spige Meat, Situmurun Blok Uluan, dan Hutaginjang. Kemudian Muara Sibandang, Sipinsur Bakti Raja, Bakara Tipang, Tele Pangururan, dan Pusuk Buhit.

"Semoga apa yang kita lakukan dapat membuahkan hasil yang baik, serta menjaga kelestarian Danau Toba sendiri," ungkapnya.

Tim Assesor, Kirstin Lemon mengatakan, kedatangan mereka bukan sebagai penentu keputusan GKT menjadi anggota UGG, melainkan untuk melihat langsung kesiapan GKT sendiri dan membuat laporan yang akan disampaikan untuk diproses di UNESCO hingga Mei 2019 mendatang.

"Kami berharap dengan kunjungan kami ke sini dapat banyak belajar tentang keadaan dan situasi, serta menerima banyak informasi tentang Kaldera Toba. Terima kasih juga kepada para Bupati di Kawasan Danau Toba yang terus memberikan dukungan kepada GKT," ucapnya.

(jw/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar