PIKKA KAI Sumut Berikan Bantuan Sosial Kepada Warga

PIKKA KAI Sumut Berikan Bantuan Sosial Kepada Warga

Persatuan Istri Karyawan & Karyawati Kereta Api (PIKKA) berikan bantuan sosial, Sabtu (13/4)

(rzp/csp)

Sabtu, 13 April 2019 | 11:44

Anaisadaily (Karo) - Bentuk kepedulian sosial perusahaan kepada masyarakat lewat Corporate Social Responsibility (CSR), KAI Divre I SU bersama Persatuan Istri Karyawan & Karyawati Kereta Api (PIKKA) mengadakan kegiatan bantuan sosial.

Ketua PIKKA KAI Divre I SU, Ade Rusi Haryono mengatakan, bantuan diberikan kepada korban erupsi Gunung Sinabung di lima desa yang berada di Kecamatan Tiganderket, Kabupaten Karo. Pemberian bantuan sosial kepada 20 anak-anak yang memiliki kebutuhan khusus.

"Kita juga melakukan pengobatan gratis yang dilaksanakan oleh Unit Kesehatan Klinik Mediska KAI Divre I SU," kata Ade, didampingi Manager Humas KAI Divre I SU, M Ilud Siregar, Sabtu (13/4).

Bantuan sosial kepada 20 anak-anak berupa pemberian bantuan alat bantu dengar, kursi roda, kruk atau tongkat jalan, kaca mata, serta bingkisan sembako.

"Kegiatan ini juga dalam rangka menyambut Hari Kartini yang akan jatuh pada 21 April mendatang," ujarnya.

Sedangkan pengobatan gratis meliputi pemeriksaan laboratorium sederhana meliputi pemeriksaan asam urat, kolesterol, kadar gula darah, dan pemeriksaan dokter umum beserta psikolog anak.

"Apa yang kita berikan sesuai kebutuhan, dan kita harap jangan dilihat dari apa yang diberikan. Semoga bantuan yang diberikan bermanfaat bagi yang menerima," sebut Ade.

Vice President KAI Divre I SU, Rusi Haryono menerangkan, kegiatan kepedulian sosial kepada masyarakat di Kabupaten Karo lewat CSR dilaksanakan langsung dengan cara menyambangi dan survei.

Selain itu, mereka juga melakukan pendataan terhadap 20 anak-anak yang memiliki kebutuhan khusus, yang terkena dampak musibah bencana alam erupsi Gunung Sinabung.

"Bantuan CSR ini kami berikan sebagai bentuk tanggung jawab sosial KAI Divre I SU terhadap masyarakat. Mudah-mudahan bantuan ini bisa bermanfaat," sebut Rusi.

Dokter Fungsional Unit Kesehatan Klinik Mediska KAI Divre I SU, drg Angely menerangkan, kebanyakan penyakit yang dikeluhkan masyarakat seperti flu, demam, dan gangguang pernapasan. Sebab, hingga saat ini masyarakat masih merasakan dampat dari erupsi Gunung Sinabung.

"Itu banyak yang dikeluhkan masyarakat. Kita kasih obat dan penjelasan kepada mereka," tandasnya.

(rzp/csp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar