Petugas Amankan Dua Truk Kayu Tanpa Dokumen

Petugas Amankan Dua Truk Kayu Tanpa Dokumen

Dua truk kayu tanpa dokumen diamankan Pamgakkum LHK wilayah Sumatera, Jumat (14/7).

(rel/rzp)

Jumat, 14 Juli 2017 | 22:38

Analisadaily (Medan) - Dua truk kayu yang tidak dilengkapi dokumen diamankan Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Pamgakkum LHK) wilayah Sumatera. Enam orang turut diamankan terkait pengangkutan kayu yang diduga hasil penebangan ilegal.

Kasi Wilayah I Balai Pamgakkum LHK Wilayah Sumatera, Haluanto Ginting mengatakan, dua truk tersebut mengangkut 167 batang pohon dengan panjang rata-rata 220 cm dan diameter 30 cm. Kayu-kayu itu diamankan di Desa Kebun Tiga, Kejuruan Muda, Aceh Tamiang, karena tidak dilengkapi Surat Keterangan Sahnya Hasil Hutan (SKSHH).

"Dua truk Colt Diesel mengangkut kayu tanpa dilengkapi surat diamankan pada 12 Juli 2017 sekitar pukul 23.30 WIB," kata Haluanto, Jumat (14/7).

Dijelaskan, kayu yang diangkut merupakan jenis Jabon, Sengon dan Pulai. Rencananya kayu-kayu itu akan dibawa ke Sumatera Utara, tepatnya Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, dan Kota Binjai untuk dijual.

"Kami telah berkoordinasi dengan Balai Pengelolaan Hutan Produksi (BPHP) Aceh dan Sumut terkait penyelidikan ini. Di UU Nomor 18 Tahun 2013 disebutkan, jika membawa kayu harus ada SKSHH. Di sana cagar alam Serbojadi, kemungkinan bisa juga dari sana," jelasnya.

Para pelaku pun mengaku sudah beberapa kali menjual kayu yang sama. Keenam pelaku yang diamankan adalah DS (29) dan UF (27) pemilik kayu, WJ (27) dan M (31) sopir truk, serta RKS (22) dan C (19) kernet.

Atas perbuatannya, mereka terancam dijerat Pasal 12 huruf e UU Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan dengan ancaman pidana minimal setahun dan maksimal lima tahun penjara.

(rel/rzp)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar