Pesona Keindahan Agrowisata Paloh Naga di Desa Denai Lama

Pesona Keindahan Agrowisata Paloh Naga di Desa Denai Lama

Agrowisata Paloh Naga di Desa Denai Lama.

(rel/rzd)

Jumat, 4 Januari 2019 | 14:28

Analisadaily (Deli Serdang) - Hamparan sawah yang luas dan hijau, akan menjadi pemandangan yang akan memanjakan mata Anda ketika berkunjung ke Desa Wisata Kampoeng Lama, Desa Denai Lama, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Spot-spot wisata yang tentunya dapat menyegarkan mata semuanya tersaji di Agrowisata Paloh Naga. Area persawahan yang luas, menjadi objek wisata yang ditawarkan di Agrowisata Paloh Naga Pimpinan Direksi Bumdes Satro 316 di Desa Denai Lama, Irwanto Naga.

Hanya dengan membayar Rp 5.000, pengunjung bisa menikmati keindahan area persawahan yang juga bisa dijadikan sebagai latar untuk berfoto. Biaya tersebut sudah termasuk parkir kendaraan bermotor.

Agrowisata Paloh Naga di Desa Denai Lama.

Agrowisata Paloh Naga di Desa Denai Lama.

“Tiga spot wisata ditawarkan, pertama rumah produksi, kedua ada sanggar seni dan pendidikan karakter. Kemudian yang ketiga, area persawahan yang diberinama spot tracking,” kata Irwanto, Jumat (4/1).

Masing-masing spot wisata tersebut menghadirkan daya tariknya tersendiri. Seperti di rumah produksi, pengunjung bisa melihat dan terlibat langsung bagaimana cara membuat berbagai varian dodol.

Agrowisata Paloh Naga di Desa Denai Lama.

Agrowisata Paloh Naga di Desa Denai Lama.

“Untuk di sanggar seni dan pendidikan karakter, pengunjung bisa melihat secara langsung beragam hasil kerajinan masyarakat setempat yang juga bisa dibeli,” ujarnya.

Kemudian untuk di spot tracking, pengunjung bisa bersantai bersama keluarga sembari memanjakan mata dengan melihat area persawahan yang cukup luas, khas pedesaan.

Salah satu spot di Agrowisata Paloh Naga, Desa Denai Lama.

Salah satu spot di Agrowisata Paloh Naga, Desa Denai Lama.

“Ini adalah sawah milik masyarakat yang memiliki luas 35 hektare, yang diorganisir, dan masyarakat tersebut terlibat sebagai anggota Badan Usaha Milik Desa (Bumdes),” ungkap Irwanto.

Tidak hanya sekadar menawarkan wisata tracking, pengelola juga ingin mengedukasi masyarakat bagaimana menjaga lingkungan. Kemudian juga akan disiapkan satu lahan untuk menyemai ikan, lahan paket menangkap belut, dan beberapa lahan lainnya.

“Selain sawah untuk menanam padi, nilai idealisnya adalah kita mengajak orang-orang untuk peduli bahwa kita bisa melakukan banyak hal di persawahan,” sebutnya.

Agrowisata Paloh Naga di Desa Denai Lama.

Agrowisata Paloh Naga di Desa Denai Lama.

Seluk Beluk Paloh Naga

Irwanto mengatakan, Paloh Naga merupakan satu dusun yang ada di Desa Denai Lama yang memiliki histori sendiri. Mereka pernah membawa nama Paloh Naga di Festival Garapan Tradisional Kabupaten Deli Serdang dan mendapatkan juara pertama.

“Dari situ kita tergerak untuk terus mengangkat nama Paloh Naga biar banyak dikenal masyarakat luas,” tandasnya.

 

(rel/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar