Pesan Veteran di Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74

Pesan Veteran di Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74

L. Pasaribu dan Basiruddin Lawolo, dua di antara ratusan pejuang veteran yang hadir dalam upacara bendera peringatan Hari Kemerdekaan

(csp/rzd)

Sabtu, 17 Agustus 2019 | 14:07

Analisadaily (Medan) - L. Pasaribu dan Basiruddin Lawolo adalah dua di antara ratusan pejuang veteran yang hadir dalam upacara bendera peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 di Lapangan Merdeka, Kota Medan.

Saat ditemui di podium yang disediakan khusus buat veteran, Sabtu (17/8), keduanya menceritakan tentang masa-masa sulit yang dialami ketika ikut berjuang membela kepentingan negara Indonesia.

Selain menyampaikan soal keterlibatannya dalam perang, mereka juga mengungkapkan harapan-harapannya. Tidak hanya kepada pemerintah menyangkut perhatian dalam segi kebutuhan hidup, tetapi juga untuk generasi muda sekarang.

L. Pasaribu, yang lahir tahun 1940, mengatakan, masuk Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat tahun 1960. Sejak itu sudah diberangkatkan bersama teman-temannya ke Irian Barat.

"Kami diberangkatkan pada tahun 1962 untuk operasi ke sana, ke sini, dan pindah-pindah, seperti Rider 100, Brigif 7. Kalau mengingat itu, aduh, sudah sangat capek," kata Pasaribu yang lahir di Tanah Sipirok, Tapanuli Selatan.

Kepada pemerintah ia juga berharap, agar veteran-veteran lebih diperhatikan lagi, apalagi penghasilannya kecil, dan ia menginginkan supaya ditingkatkan atau dimaksimalkan.

"Ya memang, sudah lumayan dibandingkan dengan sebelum-sebelumnya. Namun kami berharap, terus ditingkatkan, kasihan, kami veteran-veteran yang sudah tua ini," harapnya.

Hal senada juga disampaikan Basiruddin Lawolo. Veteran yang ikut berjuang di Ambon pada tahun 1960 sampai 1962 ini mengharapkan ada pemurnian tempat, termasuk tempat tinggalnya.

"Sekarang saya tinggal dan menumpang di Jalan Kereta, karena saya tidak mempunyai rumah sendiri. Bagaimana cara mengurus semuanya saya tidak tahu. Saya harap sama pemerintah daerah, veteran yang tidak punya rumah segera memiliki rumah," tutur Basiruddin, yang setiap tahun diundang mengikuti upacara Kemerdekaan Republik Indonesia.

Upacara Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 (Csp)

Upacara Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 (Csp)

Pesan Veteran

Di samping itu, Pasaribu memberikan pesan kepada generasi muda saat ini. Menurutnya, perjuangannya dan rekan-rekannya di zaman dulu sudah sangat berbeda dengan yang sekarang.

"Generasi muda harus berjuang terus, mengayomi nilai-nilai yang dimiliki para pemdahulu sehingga bisa melakukan sesuatu yang baru dan bermanfaat buat bangsa," ucapnya.

"Maju terus, karena biar bagaimana pun, bangsa ini bukan lagi bangsa yang seperti dulu, kan. Bangsa dan pemerintahan sekarang baru, serta persaingan juga semakin maju. Karena itu, kita berharap pemuda terus meningkatkan prestasi demi prestasi, agar mampu bersaing di zaman yang kian canggih ini," ujarnya.

Sebelumnya, upacara Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 di tempat bersejarah berlangsung meriah dan berjalan tertib.

Dalam perayaan, hadir Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah, Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin, Wakil Wali Kota Medan, Akhyar Nasution, Ketua Dewan Perwakilan (DPRD) Sumatera Utara, Wagirin Arman, dan anggota legislatif lainnya.

Upacara ini juga dihadiri 1700 peserta yang terdiri dari berbagai unsur, di antaranya TNI, Polri, pejabat BUMN, Organisasi Kepemudaan, Pramuka, Siswa SD, SLTA, SMA, Mahasiswa, Kepala Lingkungan, Satpol PP, dan Korpri.

(csp/rzd)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar