Perusahaan Pembiayaan Berlakukan Tanda Tangan Digital

Perusahaan Pembiayaan Berlakukan Tanda Tangan Digital

Simulasi pasangan suami istri mendapat penjelasan mengenai sistem DAF.

Jumat, 12 Oktober 2018 | 20:56

Analisadaily (Medan) - Perusahaan pembiayaan seperti FIFGROUP memberlakukan sistem DAF (Digital Aplikasi Formulir) untuk dokumen-dokumen konsumen sejak tahun 2017 lalu. Untuk cabang Medan, DAF berlaku sejak Oktober 2017.

Kepala Cabang FIFGROUP Medan, Justine Munte mengatakan, dalam DAF ada tanda tangan digital (digital signature) konsumen yang dicetak ke seluruh dokumen si konsumen, yang diperlukan saat pengajuan kredit.

“Konsumen cukup sekali menandatangani dokumen. Selanjutnya, tanda tangannya direkam ke komputer dan dicetak ke dokumen lain. Jadi tidak perlu berulang-ulang menandatangani,” kata Justine, Jumat (12/10).

Dijelaskannya, penggunaan DAF disampaikan ke konsumen secara lisan saat pengajuan kredit. Untuk menyatakan konsumen benar telah menandatangani digital, konsumen dan pasangan diminta tandatangan basah pada surat pernyataan yang ditempel meterai.

Implementasi tanda tangan digital dalam transaksi untuk kecepatan dan kemudahan legalisasi dokumen/hasil, tanpa batasan tempat dan waktu.

Penggunaan teknologi informasi berbasis sarana elektronik dalam transaksi secara elektronik diatur oleh Pemerintah Republik Indonesia dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Teknologi Elektronik (UU 11/2008).

“Dalam UU tersebut disebutkan, Tanda Tangan Elektronik adalah tanda tangan yang terdiri atas Informasi Elektronik yang dilekatkan, terasosiasi atau terkait dengan Informasi Elektronik lainnya, yang digunakan sebagai alat verifikasi dan autentikasi,” jelasnya.

Justine menerangkan, ketentuan lebih lanjut tentang Tanda Tangan Elektronik diatur dengan Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik (PP 82/2012).

Pada PP 82/2012 itu disebutkan pembuatan tanda tangan elektronik harus memenuhi ketentuan: seluruh proses pembuatan dijamin keamanan dan kerahasiaannya.

“Hanya orang yang diberi wewenang yang dapat memasukkan data baru, mengubah, menukar, atau mengganti data,” terangnya.

Selain itu, Informasi Elektronik yang akan ditandatangani wajib diketahui dan dipahami oleh Penanda Tangan. Mengenai kekuatan hukum digital signature, UU 11/2008 menyebutkan, informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik dan/atau hasil cetaknya merupakan alat bukti hukum yang sah.

“Hal ini merupakan perluasan dari alat bukti yang sah sesuai dengan Hukum Acara yang berlaku di Indonesia. Digital Signature memiliki kekuatan hukum dan akibat hukum yang sah selama memenuhi persyaratan,” ucapnya.

Untuk itu, kepada konsumen atau calon konsumen yang hendak mengajukan kredit ke FIFGROUP Medan, agar memahami kebijakan perusahaan pembiayaan tersebut, dalam sistem pengajuan kredit.

Justine juga menjelaskan, untuk wilayah Sumut, pihaknya menggunakan daftar angsuran kredit (price list) Honda yang berlaku untuk semua perusahaan leasing.

“Yang membuat price list adalah main dealer. Jadi tidak ada pembohongan mengenai DP. Jika ada leasing yang sengaja membuat daftar angsuran sendiri, akan ada sanksi atau hukuman dan penalti bagi leasing tersebut,” tandasnya.

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar