Pertamina: Pasokan LPG di Tanjungbalai Tetap Aman

Pertamina: Pasokan LPG di Tanjungbalai Tetap Aman

Pasokan gas LPG, Rabu (7/11) (Ilustrasi)

(rzp/csp)

Rabu, 7 November 2018 | 13:21

Analisadaily (Medan) - Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I pastikan bahwa pasokan LPG 3 Kilogram di Tanjungbalai tetap aman.

Rata-rata penyaluran LPG 3 Kg untuk Tanjungbalai adalah sebesar 13,6 MT per hari dan tidak ada pengurangan pasokan sama sekali untuk penyaluran di wilayah Tanjungbalai.

Realisasi penyaluran LPG 3 Kg pada Januari hingga Oktober 2018 adalah sebesar 3.325 MT. Sedangkan kuota pada Januari sampai Oktober 2018 untuk Kodya Tanjungbalai dari pemerintah adalah sebesar 3.278 MT.

"Penyaluran untuk Tanjungbalai sendiri sudah over 1 persen dari yang sudah ditargetkan pemerintah," kata Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR I, Rudi Ariffianto, Rabu (7/11).

Terdapat 4 Agen yang menyalurkan LPG 3 Kg dengan 124 pangkalan yang menyebar di seluruh desa kecamatan Tanjungbalai. Harga Eceran Tertinggi wilayah Tanjungbalai sebesar Rp 16.000 per tabung.

Pertamina memastikan ketersediaan LPG 3 Kg tetap mencukupi kebutuhan masyarakat, khususnya masyarakat yang tidak mampu di Tanjung Balai. Tidak ada pengurangan pasokan LPG 3kg di wilayah Tanjung Balai.

"Masyarakat mampu dan restoran serta usaha komersial lainnya diimbau untuk menggunakan LPG non subsidi, sehingga LPG 3 Kg bisa lebih tepat sasaran," sebutnya.

Rudi menerangkan, Pertamina memastikan kebutuhan LPG 3 Kg terbutuhi oleh masyarakat, termasuk di wilayah Tanjungbalai apabila LPG 3 Kg digunakan sesuai peruntukan, yaitu masyarakat miskin dan usaha mikro.

"Kami tidak mengurangi sama sekali pasokan LPG 3 Kg untuk wilayah Tanjungbalai. Kami mengimbau agar masyarakat mampu dan usaha komersial, termasuk rumah makan agar tidak menggunakan LPG 3 Kg dan beralih ke LPG non subsidi, sehingga LPG bersubsidi bisa tepat sasaran," terangnya.

Pertamina menyalurkan LPG 3 Kg sesuai kuota yang ditetapkan pemerintah. Peruntukan LPG 3 Kg hanya bagi rakyat miskin dengan penghasilan kurang dari Rp 1,5 juta per bulan atau Usaha Mikro.

"Bagi warga mampu, Pertamina menyediakan LPG non subsidi seperti Bright Gas 5,5 Kg, Bright Gas 12 Kg dan LPG tabung biru 12 Kg serta 50 Kg untuk usaha komersial," ungkap Rudi.

Pertamina mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk turut mengawal penyaluran distribusi LPG 3 Kg, dengan memberikan laporan apabila ditemukan tindak penyalahgunaan di lapangan disertai dengan bukti ke kontak Pertamina di 1 500 000.

(rzp/csp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar