Pertamina beri Pemahaman Penanggulangan HIV & AIDS Bagi Kader Posyandu

Pertamina beri Pemahaman Penanggulangan HIV & AIDS Bagi Kader Posyandu

Pemahaman penanggulangan HIV & AIDS, Kamis (26/4).

(rel/rzp)

Kamis, 26 April 2018 | 16:58

Analisadaily (Medan) - Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I memberikan program pemberdayaan perempuan dalam penanggulangan HIV kepada masyarakat. Kali ini kader Posyandu se-Kecamatan Medan Belawan terlibat aktif dalam kegiatan “Pelatihan Dasar HIV dan AIDS”.

Sebanyak 25 kader Posyandu se-Kecamatan Medan Belawan yang terletak di wilayah operasi Terminal BBM Medan Group diberikan pemahaman dan pengetahuan dalam penanggulangan HIV selama tiga (3) hari.

Unit Manager Communication & CSR Region I, Rudi Ariffianto mengatakan, Pertamina secara terus menerus akan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang penanggulangan HIV & AIDS yang merupakan penyakit berbahaya.

“Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, Sumut berada pada urutan ke-7 dari 33 provinsi di Indonesia dengan kasus HIV/AIDS terbanyak,” katanya, Kamis (26/4).

Rudi juga mengungkapkan, berdasarkan data yang terpublikasi, angka prevalensi HIV/AIDS di Sumut mencapai 28,97 per 100.000 penduduk. Artinya, setiap 100.000 penduduk di Sumut terdapat 29 orang mengidap HIV/AIDS sehingga semua pihak perlu aktif dan peduli menanggulanginya.

Direktur Eksekutif PKBI Daerah Sumatera Utara, Siti Chairani Nasution menambahkan, sampai dengan November 2017, data kasus HIV dan AIDS di Kota Medan menurut Dinas Kesehatan Kota Medan adalah sebesar 5.952 Kasus.

“Hal ini menunjukkan bahwa setiap orang beresiko tertular HIV tidak hanya pada populasi/kelompok tertentu saja,” ujarnya.

Siti juga menjelaskan, penanggulangan HIV/AIDS di Kota Medan tidak hanya menjadi tugas dan tanggung jawab pemerintah atau Dinas Kesehatan saja, semua pihak harus terlibat agar dapat memutus mata rantai penularan HIV/AIDS.

“Kebijakan pemerintah Kota Medan tercantum dalam Peraturan Daerah No.1 tahun 2012 dan peraturan Wali Kota No.30, 31 dan 32 tahun 2016,” tambahnya.

(rel/rzp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar