Persoalan Anak Penderita HIV, Pemprov Sumut Kirim Tim ke Samosir

Persoalan Anak Penderita HIV, Pemprov Sumut Kirim Tim ke Samosir

Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi.

(jw/rzd)

Kamis, 25 Oktober 2018 | 20:21

Analisadaily (Medan) - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mengirim tim ke Kabupeten Samosir untuk memperjelas kasus tiga anak yang mengidap Human Immunodeficiency Virus (HIV) di Nainggolan.

"Kita sudah kirim tim untuk memperjelas duduk persoalan dan mencari solusi. Yang pastinya itu tidak bisa main usir-usir begitu," kata Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, Kamis (25/10).

Edy belum bisa memastikan solusi untuk persoalan ini.

"Saya belum bisa menjawab secara pasti, karena orang sedang berangkat ke sana untuk nanti saya bisa mengambil keputusan," ucapnya.

Seperti diketahui, tiga anak yang terpapar HIV yaitu SS (7), SAS (10), dan HP (11), dilarang masyarakat untuk mendapatkan pendidikan di sekolah umum dengan alasan takut terjadi penularan. Ketiga bocah yang bukan penduduk asli Nainggolan itu awalnya ada yang bersekolah di PAUD Welipa dan SD Negeri 2 Nainggolan.

Masih sehari bersekolah, ketiganya tidak lagi diizinkan masuk. Warga juga memberi ultimatum agar anak-anak tersebut meninggalkan Samosir paling lambat 23 Oktober 2018. Bupati Samosir, Rapidin Simbolon, memastikan tidak akan ada pengusiran. Anak-anak itu tetap berada di Samosir.

"Saya tanggung jawab. Tidak saya perbolehkan masyarakat mengusir mereka secara langsung, sampai sekarang masih kami lindungi," katanya beberapa waktu lalu.

Pemkab Samosir telah memberikan win-win solution untuk menyelesaikan polemik di Nainggolan terkait penolakan masyarakat. Namun, Komite AIDS HKBP enggan menerima solusi dari Pemkab Samosir. Mereka bersikukuh agar ketiga anak pengidap HIV itu mendapatkan pendidikan di sekolah umum.

(jw/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar