Persoalan Air Mineral, Sopir Taksi Ribut

Persoalan Air Mineral, Sopir Taksi Ribut

Air mineral yang dibuang para sopir taksi di depan Kantor DPRD Sumut, Senin (4/4)

(jw/eal)

Senin, 4 April 2016 | 09:48

Analisadaily (Medan) - Sejumlah sopir taksi yang berunjuk rasa di depan Kantor DPRD Sumut, sempat ribut perkara air mineral.

Keributan bermula ketika ada tiga kardus air mineral yang disediakan sebagai partisipasi salah satu perusahaan taksi kepada para pengunjuk rasa.

Syafei, seorang sopir taksi yang membawa air mineral, justru tidak mendapat sambutan positif dari rekannya. Bahkan air mineral itu dibuang dan ditendang oleh sesama sopir taksi yang lagi berunjuk rasa.

"Mau disogok pula kami sama Blue Bird, katanya mereka mau partisipasi, tapi tak ada yang mau turun ikut aksi," ujar seorang sopir saat menolak pemberian Syafei, Senin (4/4).

Tak hanya itu, kotak kardus pun diacak-acak dan air mineral yang berada di dalamnya, dilemparkan para sopir yang kesal ke ruas jalan.

"Kami bukan mau airnya, airnya bisa kami beli, mau nyogok-nyogok pula orang itu," katanya.

Sementara Syafei mengatakan, ia hanya dimintai tolong untuk mengantarkan air mineral pemberian Blue Bird. Dirinya mengaku tak mengerti maksud solidaritas tersebut.

"Tak ngerti aku bang, aku tadi cuma disuruh antar ajanya," ucapnya sambil berlalu.

(jw/eal)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar