Permintaan Avtur Selama Lebaran 2019 di Sumbagut Turun

Permintaan Avtur Selama Lebaran 2019 di Sumbagut Turun

Pesawat sedang menunggu para penumpang untuk terbang dari Bandara Kualanamu, Deli Serdang beberapa waktu lalu, Minggu (23/6)

(rzp/csp)

Minggu, 23 Juni 2019 | 20:16

Analisadaily (Medan) - ‌Selama periode Lebaran 1 Mei hingga 18 Juni 2019, permintaan atau konsumsi bahan bakar avtur di wilayah Marketing Operation Region I Sumbagut (Sumatera bagian utara) turun 20 hingga 24 persen.

Unit Manager Communication & CSR PT Pertamina MOR I, M Roby Hervindo mengatakan, penurunan konsumsi avtur tersebut terjadi di Sumut, Riau, Sumbar, Aceh turun, dan hanya di wilayah Kepulauan Riau (Kepri) yang naik.

“Di Kepri naiknya hanya satu persen,” kata Roby, Minggu (23/6).

Dijelaskannya, penurunan konsumsi bahan bakar avtur di Aceh turun 55 persen, Riau 25 persen, Sumbar 23 persen, dan Sumut turun 19 persen. Kepri konsumsi bahan bakar avtur naik satu persen.

“Kalau dirata-ratakan, ada penurunan konsumsi avtur di wilayah MOR I sebesar 20 hingga 24 persen,” sebutnya.

Roby menuturkan, penurunan konsumsi bahan bakar avtur di Sumbagut dampak dari kenaikan harga tiket penerbangan, sehingga mengurangi jumlah penumpang. Meski mengalami penurunan, Pertamina memastikan ketersediaan avtur terjamin.

“Apalagi, kita sudah menyiapkan penambahan atau peningkatan selama Lebaran hingga tujuh persen. Seperti ketersediaan BBM lain, stok avtur aman untuk 45 hari ke depan. Tetap aman jika ada lonjakan permintaan,” tuturnya.

(rzp/csp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar