Perdagangan Hari Ini: Rupiah Anjlok, IHSG Tumbang

Perdagangan Hari Ini: Rupiah Anjlok, IHSG Tumbang

Rupiah. (Foto: Istimewa).

(rel/rzd)

Selasa, 8 Mei 2018 | 16:50

Analisadaily (Medan) - Setelah mengalami penguatan pada perdagangan Senin (7/5) kemarin, kini IHSG bergerak melemah cukup dalam hingga 110 poin atau melemah sebesar 1,8% di level 5.774. Level tertinggi IHSG berada di level 5.866 dan level terendah IHSG berada di level 5.752.

Analis Pasar Modal, Gunawan Benjamin mengatakan, dari dalam negeri, Rupiah terus tertekan dan menembus level Rp 14.040. hal ini tampaknya menimbulkan kepanikan bagi investor. Meskipun pertumbuhan ekonomi kuartal I 2018 masih terjaga.

“Hal ini tampaknya tak cukup kuat menahan tren pelemahan IHSG hari ini. IHSG melemah di seluruh sektor saham. Saham sektor infrastruktur mengalami pelemahan cukup dalam hingga mencapai 4%,” kata Gunawan, Selasa (8/5).

Sebaliknya, Bursa Wallstreet hari ini justru bergerak menguat ditopang rilis data emiten yang kian memberikan pertumbuhan laba perusahaannya. Indeks Dow Jones Industrial Average menguat sebesar 0,39%, Nasdaq menguat 0,7%, NYSE menguat 0,2% dan S&P 500 menguat 0,3%.

Pergerakan IHSG beberapa bulan terakhir menunjukkan pelemahan yang tajam. Sejak pertengahan Februari, IHSG mencapai level yang cukup tinggi yakni sebesar 6.689 dan terus melemah hingga kini ke level 5.752.

“Pelemahan IHSG bisa saja masih terjadi jika Rupiah terus mengalami pelemahan, dimana saat ini Rupiah sudah menembus level Rp 14.047,” terangnya.

Meskipun demikian, menjelang bulan Ramadan tahun ini, saham sektor konsumsi dapat menjadi pilihan investasi saham seiring meningkatnya konsumsi masyarakat pada bulan Ramadan dan menjelang puasa.

Di sisi lainnya, data fundamental Makroekonomi dan employment di Amerika Serikat saat ini mendorong penguatan dolar terhadap sejumlah mata uang negara lain. Rupiah pada perdagangan hari ini terus menjadi sorotan pelaku usaha dan investor.

“Rilis data inflasi April 2018 yang terkendali yakni sebesar 0,1% pun tidak cukup kuat menahan tren pelemahan Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat. Saya berharap agar Bank Indonesia dapat menentukan kebijakan yang dapat menopang tren pelemahan Rupiah saat ini,” tandasnya.

(rel/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar