Perbaikan Drainase di Jalan Medan-Berastagi Ditunda

Perbaikan Drainase di Jalan Medan-Berastagi Ditunda

Saluran drainase melintang di badan jalan nasional kilometer 63 Berastagi, Jumat (20/4)

(jw/csp)

Jumat, 20 April 2018 | 20:44

Analisadaily (Medan) - Perbaikan saluran drainase melintang di badan jalan nasional kilometer 63 Berastagi yang direncanakan, Sabtu (21/4), ditunda.

"Informasi yang saya terima tadi perbaikan saluran drainase ditunda," kata Kasat Lantas Polres Karo, AKP Edward Simamora, Jumat (20/4).

Dari informasi yang diperoleh Analisadaily.com, penundaan dilakukan setelah saran dari Kepala Balai Besar Penanganan Jalan Nasional.

BBPJN menyarankan agar sebaiknya pembongkaran dan perbaikan dilaksanakan dengan  pembangunan permanen. Terutama konstruksi design permanennya bagaimana, metode kerjanya, jam dan hari apa tepat untuk dilaksanakan.

“Meskipun pengerjaan ditunda, dan apabila perbaikan dilaksanakan serta jalan dialihkan, pihaknya maka kami tetap mengatur pengalihan jalan,” ujar Edward.

Seperti diketahui pengalihan jalan dilakukan dari arah Merek, Dairi, Simalungun Humbahas, Subulussalam, Aceh Tenggara dan sekitarnya menuju Medan atau sebaliknya bisa melalui simpang Tigapanah yang melintasi Desa Sukanalu, Tigajumpa, Barusjahe keluar atau masuk simpang Tahura (simpang Tongkoh).

Begitu juga warga atau wisatawan yang dari arah Kabanjahe, Brastagi, Tigabinanga, Munte, Laubaleng, Mardinding, dan dari Aceh menuju Medan ataupun sebaliknya bisa melintasi jalan alternatif melalui Brastagi-Jaranguda (simpang Hotel Sibayak) menuju simpang Pelawi yang berada sebelum simpang Tahura Desa Tongkoh.

"Kondisi jalan dari simpang Palawi bagus. Namun, agak sempit. Tapi, kita nanti akan pandu dari arah Brastagi ke Medan. Kita juga bekerjasama dengan Dishub untuk mengatur jalan alternatif,” tambahnya.

(jw/csp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar