Penodaan Agama, Wiranto Dituntut 2 Tahun Penjara

Penodaan Agama, Wiranto Dituntut 2 Tahun Penjara

Pengadilan Negeri Medan

(jw/csp)

Rabu, 6 September 2017 | 19:57

Analisadaily (Medan) - Terdakwa kasus penodaan agama, Wiranto Banjarnahor dituntut dua tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum, Sindu Hutomo dalam persidangan di Ruang Crakra III Pengadilan Negeri Medan, Rabu (6/9).

"Terdakwa dinilai bersalah melakukan penistaan terhadap Nabi Muhammad‎ SAW melalui akun Facebook miliknya yang bersama Eka Persada Bangun," kata Sindu Hutomo saat membacakan tuntutan.

Dalam tuntutan tersebut, Sindu Hutomo mengatakan perbuatan terdakwa Wiranto Banjarnahor melanggar Pasal 156 a KUHP Tentang Permusuhan, Penyalahgunaan atau Penodaan Terhadap Suatu Agama.

"Kepada majelis hakim yang mengadili dan menyidangkan perkara ini supaya memutuskan menjatuhkan hukuman pidana penjara kepada terdakwa Wiranto Banjarnahor selama dua tahun penjara," ucap Sindu.

Majelis Hakim yang diketuai oleh, Sabarulina Ginting, JPU menilai perbuatan terdakwa dapat memicu konflik ditengah masyarakat. Sedangkan hal yang meringankan, terdakwa mengakui dan menyesali perbuatannya.

"Selain itu terdakwa masih muda sehingga dapat berubah di masa depan," ungkap Sindu.

Usai mendengarkan tuntutan JPU tersebut,  Majelis Hakim menunda sidang hingga sepekan mendatang untuk agenda pembelaan terdakwa. 

Dalam dakwaan JPU, terdakwa Wiranto Banjarnahor melakukan penodaan agama dengan melakukan penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW, yang di-posting ke akun Facebook-nya.

Dan barang bukti dalam kasus penodaan agama berupa screenshot  posting-an bertuliskan penghinaan terhadap‎ Nabi Muhammad SAW. Kemudian, Handpone, tas ransel dan jas Almamater Universitas Negeri Medan.

(jw/csp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar