Penjelasan Wali Kota Medan Soal Jalan Palang Merah-Zainul Arifin Kembali Dibuka

Penjelasan Wali Kota Medan Soal Jalan Palang Merah-Zainul Arifin Kembali Dibuka

Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin.

(jw/rzp)

Jumat, 1 Juni 2018 | 19:26

Analisadaily (Medan) - Lebih kurang satu bulan dilakukannya uji rekayasa lalu lintas di Jalan Palang Merah menuju Jalan Zainul Arifin. Sekarang sudah kembali normal seperti biasanya. Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin angkat bicara terkait hal tersebut.

Eldin mengatakan, rekayasa arus lalu lintas tersebut dilakukan untuk mengevaluasi jalur-jalur yang rawan macet. Uji rekayasa lalu lintas dilakukan Badan Koordinasi Penertiban Jalan (Bakortib) kerja sama melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan dan Satlantas Polrestabes Medan.

"Rekayasa lalu lintas tersebut dilakukan untuk mengevaluasi arus-arus jalan, bagaimana yang bisa dialihkan atau di jalur mana yang bisa diubah agar tidak menimbulkan kemacetan," katanya, Jumat (1/6).

Jalan Palang Merah-Zainul Arifin kembali dibuka. (jw)

Jalan Palang Merah-Zainul Arifin kembali dibuka. (jw)

Berdasarkan rekayasa lalin yang dilakukan Dishub bekerjasama dengan Satlantas Polrestabes Medan, jalan yang dialihkan adalah Jalan Palang Merah yang semula dua arah menjadi satu arah dari Jalan Pangeran Diponegoro menuju Jalan Imam Bonjol.

Kemudian Jalan Cut Nyak Meutia yang semula satu arah dari Jalan Pangeran Diponegoro menuju Jalan Imam Bonjol menjadi satu arah dari Jalan Imam Bonjol menuju Jalan Pangeran Diponegoro.

Selanjutnya, Jalan RA Kartini semula satu arah dari Jalan Imam Bonjol menuju Jalan Pangeran Diponegoro, menjadi satu arah dari Jalan Pangeran Diponegoro menuju Jalan Imam Bonjol.

Jalan Palang Merah-Zainul Arifin kembali dibuka. (jw)

Jalan Palang Merah-Zainul Arifin kembali dibuka. (jw)

Oleh karenanya pengguna kendaraan bermotor dari Jalan Imam Bonjol dan Jalan Palang Merah yang menuju ke Jalan KH. Zainul Arifin-Jalan S. Parman dapat melalui Jalan Cut Nyak Meutia dan Jalan Cut Nyak Dien.

Sedangkan dari Jalan RA Kartini menuju Jalan Cik Ditiro bisa mengambil arah belok kiri menuju Jalan Pangeran Diponegoro dan/atau mengambil jalur lurus menuju Jalan RA Kartini-Jalan Imam Bonjol.

Namun, rekayasa lalu lintas tersebut hanya sementara, dan pada Senin (28/5) lalu arus lalu lintas tersebut sudah kembali seperti semula.

(jw/rzp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar