Penjelasan BMKG Terkait Gempa di Binjai

Penjelasan BMKG Terkait Gempa di Binjai

lnformasi gempa dari BMKG

(jw/eal)

Sabtu, 18 Maret 2017 | 20:15

Analisadaily (Medan) - Gempa tektonik yang terjadi hari Sabtu (18/3) pukul 17:51:12 WIB di Kota Binjai dan sekitarnya, berkekuatan 4.8 SR dengan posisi episenter pada koordinat 3,40 LU dan 98,50 BT, tepatnya di darat pada jarak 22 km arah Barat Daya Binjai, Sumatera Utara dengan kedalaman 5 km. Namun gempa itu tidak menimbulkan kerusakan bangunan.

"Berdasarkan hasil analisis pada peta tingkat guncangan (shake map) BMKG dan laporan dari masyarakat, gempa bumi ini dirasakan sampai Berastagi, Kabanjahe dengan intensitas gempa bumi II SIG-BMKG (III-IV MMI), Medan II-III MMI. Namun sampai saat ini belum ada laporan kerusakan dari lapangan," kata Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah I Medan, Edison Kurniawan.

Edison menjelaskan, dari hasil observasi BBMKG Wilayah I Medan, gempa bumi berada pada zona sumber gempa M=5,6 yang terjadi pada tanggal 16 Januari 2017 dan M=5.2 tanggal 14 Februari 2017 lalu.

Gempa bumi yang terjadi tanggal 18 Maret 2017 ini jika ditinjau dari kedalaman hiposenternya merupakan jenis gempa bumi dangkal pada struktur sesar minor atau lokal.

"Gempa yang terjadi tadi sore merupakan jenis gempa bumi dangkal," jelasnya.

"Patut disyukuri bahwa kekuatan gempa bumi ini tidak terlalu besar, sehingga diharapkan tidak sampai menimbulkan kerusakan."

"Untuk itu kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan terus mengikuti arahan BPBD dan informasi dari BMKG. Khusus masyarakat di daerah pesisir pantai barat Sumatera Utara dan sekitarnya, diimbau agar tidak terpancing isu mengingat gempa bumi yang terjadi tidak berpotensi tsunami," pungkas Edison.

(jw/eal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar