Penista Agama Divonis Percobaan

Penista Agama Divonis Percobaan

Suasana pasca vonis dibacakan.

(ns/rzp)

Rabu, 10 Juni 2015 | 17:50

Analisadaily (Medan) - Syekh Muda Ahmad Arifin, pimpinan Pondok Pengajian Ihya Ulumiddin di Jalan Karya Bakti Medan Johor, terdakwa kasus penistaan agama, bisa bernafas lega. Ia divonis majelis hakim dengan hukuman enam bulan penjara dengan masa percobaan satu tahun.

Dengan putusan itu, terdakwa tidak perlu masuk penjara dan akan dihukum jika melakukan tindak pidana dalam kurun waktu satu tahun ini.

"Menjatuhkan hukuman penjara selama 6 bulan dengan masa percobaan satu tahun kepada terdakwa Syekh Muda Ahmad Arifin," kata Indra Cahya membacakan putusannya di ruang Cakra I Pengadilan Negeri Medan, Rabu (10/6).

Mendengarkan putusan ini, ratusan pendukung Syekh Ahmad Arifin yang memadati ruang sidang langsung bersorak gembira. Sementara massa FUI Sumut yang kontra dengan Syekh Ahmad Arifin pada waktu yang bersamaan melontarkan cacian.

Akibatnya, polisi sempat kewalahan mengamankan ruang sidang agar tidak ricuh. Hakim pun kemudian meminta agar kedua kubu menjaga kondusifitas persidangan.

Dalam amar putusan yang dibacakan oleh hakim, dijelaskan terdakwa Syekh Ahmad Arifin hanya terbukti melakukan penistaan pada poin bahwa Nabi Adam AS diciptakan oleh Malaikat Jibril. Kata hakim, dalam ajaran islam, Nabi Adam AS diciptakan oleh Allah SWT.

"Terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 156 huruf A KUHPidana tentang penistaan agama," kata hakim. 

(ns/rzp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar