Peningkatan Kapasitas Dan Mengisi Waktu Berdaya Ekonomi Melalui Gemar

Peningkatan Kapasitas Dan Mengisi Waktu Berdaya Ekonomi Melalui Gemar

Ibu-ibu di Kelurahan Belawan Bahari antusias mengikuti pelatihan merajut 

(jw/eal)

Senin, 15 Oktober 2018 | 21:37

Analisadaily (Medan) - Puluhan perempuan dari kalangan ibu-ibu di Kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan, mengikuti pelatihan keterampilan seni kerajinan merajut bagi kelompok perempuan melalui Gerakan Mamak-Mamak Rajut (Gemar).

Pelatihan ini dilaksanakan berdasarkan Program Pengembangan Kampung Wisata Pesisir yang Ramah Anak dan Seleksi Champions Komunitas dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan (Kemenppa) bersama FK PUSPA Sumatera Utara serta difasilitatori Yayasan Fajar Sejahtera Indonesia (YAFSI).

"Guna mendukung terwujudnya kawasan pesisir yang ramah anak perlu adanya penguatan kapasitas perempuan sebagai aktor dalam pembangunan. Salah satu kegiatan dalam meningkatkan kapasitas perempuan adalah dengan kegiatan merajut ini," kata Ketua YAFSI, Badriyah, Senin (15/10).

Badriyah menjelaskan bahwa sebelumnya YAFSI telah melaksanakan pendampingan pelatihan Gemar pada masyarakat Kelurahan Kampung Aur, Kecamatan Medan Maimun.

Kegiatan merajut ini selain untuk meningkatkan kapasitas juga dapat mengisi waktu luang ibu-ibu yang berdaya guna dan berdaya ekonomi.

"Peserta pelatihan sebanyak 30 orang dari hasil seleksi sebanyak 120 orang perempuan. Antusias mereka juga tinggi dan semangat belajar merajut dan kita juga sebelumnya sudah mendampingi Kampung Aur untuk kegiatan Gemar ini," jelasnya.

Sementara itu mentor merajut pada pelatihan tersebut, Roma Tiodolores Marpaung, menuturkan bahwa pada pelatihan merajut, dirinya mengawali dengan memperkenalkan alat serta bahan yang akan digunakan dan karya rajutannya seperti dompet, tas, syal, karpet, gantungan kunci kepada seluruh peserta.

"Untuk proyek awal kita akan buat dompet dan berharap mereka serius mengikuti ini agar mereka bisa terampil menghasilkan produk yang punya nilai jual karena kita kan juga sebelum-sebelumnya sudah melakukan ini di Kampung Aur dan sekarang mereka sudah bisa menghasilkan produk-produk yang punya nilai jual," pungkasnya.

(jw/eal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar