Pengusaha berharap Kabinet Kerja Dorong Pertumbuhan Ekonomi Membaik

Pengusaha berharap Kabinet Kerja Dorong Pertumbuhan Ekonomi Membaik

(ANTARA FOTO/Andika Wahyu) Kabinet Kerja Jokowi - JK Presiden Joko Widodo (tengah dan Wapres Jusuf Kalla berfoto bersama para menteri yang tergabung dalam Kabinet Kerja saat acara pengumunan kabinet di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (26/10). Kabinet Kerja yang dipimpin Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla terdiri dari 34 menteri. 

Senin, 27 Oktober 2014 | 08:13

Pontianak (ANTARA News) - Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia Kota Pontianak, Kalbar, Andreas Acui Simanjaya mengharapkan Kabinet Kerja yang diperkenalkan Presiden Joko Widodo, Minggu (26/10) sore, bisa menjadikan pertumbuhan ekonomi di Indonesia membaik.

"Harapan saya sebagai pengusaha, dengan Kabinet Kerja itu, pertumbuhan ekonomi menjadi baik, keamanan dapat terjaga dan penegakan hukum juga semakin baik di negeri ini," katanya di Pontianak, Senin.

Ia mengatakan para menteri dalam kabinet yang diperkenalkan Presiden Joko Widodo tersebut, merupakan kombinasi dari para profesional dan sumber daya manusia dari partai politik yang dipilih dengan harapan menghasilkan terobosan baru dan dapat bergerak cepat.

"Jokowi ingin semua pekerja keras dan tangguh ada di dalam timnya," kata pengusaha di bidang pertanian dan perkebunan itu.

Namun, menurut dia, terlihat ada kompromi dengan partai politik. Presiden Joko Widodo tampaknya mulai memahami perlunya dukungan politik dari partai. 

Presiden Joko Widodo mengumumkan susunan kabinetnya yang terdiri dari para profesional, politisi, birokrat dan sebagian pengusaha yang akan bekerja untuk lima tahun ke depan.

Acui yang juga mantan anggota DPRD Kalbar menyatakan, pembangunan infrastruktur di pedalaman, pembangunan SDM berkualitas dan tumbuhnya industri dalam negeri juga harus menjadi perhatian serius kepemimpinan Joko Widodo dan Jusuf Kalla bersama para pembantunya dalam Kabinet Kerja periode 2014-2019 itu.

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar