Pengungsi Asal Afganistan Minta Bantuan Dunia Internasional

Pengungsi Asal Afganistan Minta Bantuan Dunia Internasional

Pengungsi asal Afganistan berunjuk rasa di Kota Medan, Senin (19/11)

Senin, 19 November 2018 | 14:46

Analisadaily (Medan) - Tak kunjung ada penyelesaian dan perhatian dunia internasional, puluhan pengungsi asal negara Afghanistan berunjuk rasa di Jalan Listrik, Medan, Senin (19/11).

Dalam aksinya puluhan pengungsi dari Provinsi Ghazni meminta perhatian dunia internasional untuk membantu menyelesaikan persoalan yang mereka hadapi.

"Kami meminta agar komunitas internasional menelepon PBB dan Presiden Afghanistan Ashraf Ghani untuk menghentikan pembunuhan terhadap suku kami," kata salah satu pengungsi, Muhammad Zuma.

Zuma menjelaskan, ratusan pengungsi Afghanistan yang berunjuk rasa hari ini merupakan pengungsi yang sudah tinggal di Indonesia sekitar 5-7 tahun.

Selama proses mereka menuggu proses pengiriman ke negara penampung seperti Amerika, Kanada, Australia dan New Zealand oleh pihak United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) selaku badan PBB yang menangani persoalan pengungsi internasional.

"Saat ini kami resah, karena UNHCR mengaku sudah menghentikan proses pengiriman kami. Kami bingung mau kemana, kami juga manusia yang berhak untuk tinggal di dunia ini," jelasnya.

Hal yang sama disampaikan Yassin. Menurutnya, saat ini aksi pembunuhan terhadap suku Hazara masih terus terjadi. Hal ini membuat beberapa keluarga mereka di sana juga terpaksa melarikan diri untuk menghindari pembantaian.

"Kami dapat kabar, saat ini keluarga kami di sana ada yang lari dan tinggal di gunung. Padahal saat ini sedang musim dingin di negara kami. Kami berharap komunitas dunia internasional dapat memberikan perhatiannya kepada kami," harapnya.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar