Pengoperasian KA Dolok Martimbang Upaya Mendukung Pariwisata Danau Toba

Pengoperasian KA Dolok Martimbang Upaya Mendukung Pariwisata Danau Toba

KA Dolok Martimbang resmi beroperasi hari ini, Minggu (5/5).

(rel/rzd)

Minggu, 5 Mei 2019 | 12:51

Analisadaily (Medan) - Kereta Api (KA) Dolok Martimbang resmi beroperasi. Kereta api kelas bisnis ini melayani rute Medan-Siantar dengan menggunakan rangkaian lima kereta berangkat dari Stasiun Medan pukul 09.30 WIB dan tiba di Stasiun Siantar pukul 13.42 WIB.

Selanjutnya dari Stasiun Siantar berangkat 18.15 WIB dan tiba di Stasiun Medan pukul 21.49 WIB. Tarif KA Dolok Martimbang untuk tahap awal atau mulai 5 hingga 19 Mei 2019 sebesar Rp 100.000 per orang. Harga tiket nantinya ditetapkan sesuai tarif batas bawah dan tarif batas atas sebesar Rp 105.000, dan dapat berubah sewaktu-waktu.

Vice President PT KAI Divre I SU, Rusi Haryono mengatakan, alasan dioperasikannya KA Dolok Martimbang, dikarenakan tingginya okupansi penumpang untuk KA Siantar Ekspres (Sireks) rute Medan-Siantar itu KA Sireks.

“Setiap hari okupansi sudah penuh, apalagi hari-hari libur. Oleh karena itu, kita jalankan satu lagi dan kita beri nama KA Dolok Martimbang,” kata Rusi di Stasiun Medan, Minggu (5/5).

Diungkapkan Rusi, nama KA Dolok Martimbang tentunya sudah tidak asing, karena pada tahun 1998 kereta api ini pernah ada. Selanjutnya pada 2007, KA Dolok Martimbang diganti dengan KA Sireks sampai sekarang.

“Mudah-mudahan, dengan dijalankannya lagi KA Dolok Martimbang yang dioperasikan ketika hari-hari libur, bisa mewadahi penumpang yang ada. Kereta ini juga untuk mendukung pariwisata ke Danau Toba, khususnya ke arah Siantar,” ungkapnya.

Rusi menyebut, salah satu upaya untuk mendukung pariwisata Danau Toba, juga akan dilmulai peningkatan pembangunan rel kereta api dari Araskabu sampai dengan Siantar. Peningkatan pembangunan direncanakan ulai berjalan minggu depan oleh Balai Teknik Perkeretaapian.

“KA Dolok Martimbang memiliki kapasitas 320 kursi, dan masih cukup untuk mewadahi penumpang ke arah Siantar. Untuk tahap awal, tahap percobaan, target kita 50 persen,” sebutnya.

Diterangkan Rusi, fasilitas yang dimiliki KA Dolok Martimbang adalah, di dalam gerbong ada ruangan yang sudah cukup bagus, dan juga kursi yang bagus. Selain itu, toilet dan sebagainya juga sudah diperbaharui.

“Kita ingin memberikan kenyamanan kepada penumpang, dan itu nomor satu,” ujarnya

Pemerintah Daerah Sangat Mendukung

Kepala Bidang Perkeretaapian Dinas Perhubungan Provinsi Sumut, Agustinus Panjaitan mengaku, pemerintah daerah sangat mendukung pengoperasian KA Dolok Martimbang rute Medan-Siantar. Apalagi sebagai pendukung kepariwisataan Danau Toba.

“Jadi ini mendukung KA Sireks juga, ya. Jadi sudah lama kita dorong untuk bisa beroperasi mendukung yang sudah ada. Sekarang sedang kita pikirkan konektivitas antara Siantar ke Parapat,” ungkapnya.

Agustinus menerangkan, sebelumnya sudah dicoba untuk mengonekan dengan bus Damri dari Siantar ke Danau Toba. Saat ini bus tersebut sudah tidak beroperasi dan akan dievaluasi. Pihaknya akan mendorong penambahan sarana transportasi dari Siantar ke Danau Toba.

“Sedang kita pikirkan. Ini kereta api betul-betul bisa mensupport ke Danau Toba. Konektivitas antar moda sangat penting mendukung kinerja transportasi,” terangnya.

(rel/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar