Pengedar PCC di Medan Pernah Berurusan dengan BPOM

Pengedar PCC di Medan Pernah Berurusan dengan BPOM

Pengungkapan kasus peredaran pil PCC di Medan, Jumat (22/9).

(jw/rzp)

Jumat, 22 September 2017 | 16:15

Analisadaily (Medan) - Pemilik apotek sekaligus penyedia pil Paracaetamol Caffein Carisoprodol (PCC) berinisial EW (55) warga Jalan Krakatau yang diringkus polisi, ternyata pernah berurusan dengan pihak Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) karena kasus yang sama.

"EW sudah pernah divonis atas kasus peredaran obat terlarang tersebut. Namun ternyata terulang kembali, dan kita menangkapnya," kata Kasat Narkoba Polrestabes Medan, AKBP Ganda Saragih, di Mapolrestabes Medan, Jumat (22/9).

Dijelaskannya, EW merupakan pemilik apotek yang menyediakan pil PCC, sekaligus lokasi belanja oleh JP, seorang tersangka lainnya, yang ditangkap petugas karena mengedarkan pil yang sudah dilarang diedarkan.

"Dari pengakuan EW, aktivitas ini diketahui sudah berlangsung lama, yang bersangkutan menjual pil tersebut dengan harga yang sangat murah sekitar Rp 7 ribu per butir dan kemudian oleh JP pil tersebut dijual kembali seharga Rp 10 ribu per butir," jelasnya.

Saat ini petugas masih menelusuri penyuplai pil tersebut ke apotek milik EW. Namun pengakuan sementara, EW menyebut pil tersebut disuplai oleh seorang penjual obat-obatan freelance.

"Kita sudah mengindikasi orangnya. Namun, kita masih butuh bukti kuat untuk menangkapnya," tambah Ganda.

(jw/rzp)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar