Penganiaya Kapolsek Patumbak Diringkus

Penganiaya Kapolsek Patumbak Diringkus

Pelaku penganiayaan Kapolsek Patumbak

(jw/rzd)

Senin, 26 Agustus 2019 | 11:33

Analisadaily (Medan) - Tim Pegasus Polrestabes Medan kembali mengamankan pelaku penganiayaan dan pengeroyokan terhadap Kapolsek Patumbak, AKP Ginanjar, yang mengalami luka pada bagian wajah akibat peristiwa beberapa waktu lalu.

Informasi diperoleh Analisadaily.com, pelaku yang diamankan berinisial H alias Subur (21) warga Marindal, Pasar IV, Pondok Desa, Gang Iperma, Desa Marindal I, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira mengatakan, pelaku diamankan tidak jauh dari kediamannya.

"Pelaku diamankan petugas sekitar pukul 18.00 WIB. Sampai saat ini sudah ada 2 orang tersangka yang telah kita tangkap dalam kasus pengeroyokan disertai penganiayaan," katanya, Senin (26/8).

Pengeroyokan dan penganiayaan terhadap Kapolsek Patumbak, AKP Ginanjar, berawal dari penggerebekan narkoba di kawasan Jalan Karya Marindal I, Gang Rukun, Kecamatan Patumbak, Selasa (6/8).

Petugas mengamankan U (49), K (30) dan S (29). Ternyata setelah dilakukan pengembangan, ketiga pelaku mengaku sabu yang dijual berasal dari bandar berinisial A.

Pada Kamis (8/8) petugas melakukan pengembangan dan mengetahui posisi A. Sekitar pukul 17.00 WIB bandar narkoba berinisial A diketahui berada di Jalan Marindal I, Pasar IV, Gang Keluarga, Kecamatan Patumbak.

Ketika melakukan pengejaran, petugas melihat tersangka A sedang duduk di depan rumah. Mengetahui petugas akan melakukan penyergapan, tersangka A berusaha melarikan diri dengan cara kabur menuju jalan besar.

Sesampainya di jalan besar, tersangka tidak sendirian. Dirinya beserta 20 orang rekannya melakukan pengeroyokan terhadap Ginanjar dan anggota Polsek Patumbak. Kapolsek Patumbak mengalami luka di wajah, tepatnya pipi kiri dibawah mata dan lengannya.

Selanjutnya dilarikan oleh anggotanya ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan medis. Satres Narkoba dan Tim Pegasus Sat Reskrim Polrestabes Medan yang mendapat informasi terkait penganiayaan langsung melakukan pengejaran.

Alhasil, A berhasil dibekuk petugas saat bersembunyi di kamar mandi milik salah seorang warga. Tersangka kemudian dibawa petugas untuk dilakukan pengembangan mencari barang bukti lainnya serta para pelaku pengeroyokan terhadap Kapolsek dan anggotanya.

Namun setibanya di Jalan Marindal, tepatnya di belakang Pabrik Alumex, tersangka melakukan perlawanan dan berusaha kabur sehingga petugas beberapa kali memberikan tembakan ke udara namun tak diindahkan pelaku.

Petugas akhirnya melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak betis kanan tersangka. Tetapi tersangka yang terluka justru melompat ke parit. Selanjutnya tersangka dibawa ke RS Bhayangkara Medan guna mendapat perawatan medis. Beberapa jam dirawat, tersangka meninggal dunia.

(jw/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar