Penganiaya Ayah Kandung Tak Menyesali Perbuatan

Penganiaya Ayah Kandung Tak Menyesali Perbuatan

Pelaku penganiayaan terhadap ayah kandung (kanan).

(aln/rzd)

Sabtu, 13 Mei 2017 | 16:21

Analisadaily (Asahan) - Seorang pemuda pelaku penganiayaan kepada ayah kandungnya dengan menggunakan cangkul, HSM (23), mengaku tidak menyesali perbuatannya. Pengakuan disampaikan di depan penyidik saat diinterogasi.

"Penyesalan tersangka atas perbuatannya itu terlihat tidak tulus, terkadang ketika ditanya menyesal dan ditanya lagi tidak menyesal," kata Kapolsek Kisaran Kota, Iptu Tombak Samosir, melalui Kanit Res, Ipda SyamsuL Adhar, Sabtu (13/5).

Syamsul menyebutkan, hubungan keduanya sudah lama tidak harmonis karena korban sering memarahi pelaku. Bahkan korban juga pernah mengusir pelaku karena pengangguran.

Pelaku yang memiliki tato di bagian tangannya itu, ketika ditemui mengakui hubungan mereka tidak harmonis. "Tidak menyesal bang, lagian tidak sampai membunuhnya," kata HSM sembari mengakui jika perkelahian karena permintaan korban.

Tersangka mengenang, puncak kemarahan orang tuanya saat dirinya melarikan dan menjual sepeda motor seharga Rp1,8 Juta. "Orang tua ku marah sekali itu," kenang pelaku.

HSM juga mengaku, saat itu dirinya meminta baik-baik untuk modal merantau ke Jambi tetapi tidak dikasih. "Kularikan saja keretanya, kemudian kujual dan uangnya kugunakan biaya merantau," sebut anak kelima dari lima bersaudara itu.

Setahun merantau, HSM pulang ke rumah orang tuanya di Dusun IV, Desa Rawang, Pasar IV, Kecamatan Rawang Panca Arga. Bukannya disambut, malah diusir. "Diusir dan diminta pulangkan sepeda motor itu," ungkapnya.

Bosan dengan sikap orang tuanya itu, akhirnya pelaku tinggal di rumah neneknya yang berjarak 20 meter dari rumah orang tua-nya (korban). "Setiap berpapasan, ayah selalu marah sampai terjadilah peristiwa ini," jelasnya.

Atas perbuatannya itu, pelaku diancam melanggar pasal 354 subsider pasal 351 KUHPidana dengan ancaman kurungan penjara selama 8 tahun.

(aln/rzd)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar