Penertiban Pedagang di Warkop Elisabeth, Sofyan: Sesuai Prosedur

Penertiban Pedagang di Warkop Elisabeth, Sofyan: Sesuai Prosedur

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Medan, M. Sofyan saat memberikan keterangan usai penertiban pedagang kaki lima di Jalan Haji Misbah, Kecamatan Medan Maimun, Kamis (1/8)

(jw/csp)

Kamis, 1 Agustus 2019 | 13:15

Analisadaily (Medan) - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Medan, M. Sofyan menegaskan, penertiban puluhan lapak pedagang kaki lima di Warkop Elisabeth di Jalan Haji Misbah, sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).

"Penertiban para pedagang sudah sesuai SOP," kata Sofyan kepada awak media usai penertiban, Kamis (1/8).

Sofyan menjelaskan, ini sesuai peraturan Wali Kota nomor 9 tahun 2009 tentang larangan untuk beraktivitas, menempati ruang milik jalan untuk jangka waktu tertentu maupun seterusnya untuk bangunan sementara ataupun permanen.

Ada 43 kios yang ditertibkan. Aturan yang dilanggar kemudian berdampak pada ketentraman masyarakat, ketertiban umum di sekitar lokasi, dan menyebabkan jalan menyempit sehingga kendaraan susah berjalan di kawasan ini.

Sebelumnya, para pedagang menyatakan, mereka memiliki izin untuk berdagang di kawasan tersebut. Menurut Sofyan, hal tersebut sudah mereka pastikan, tidak ada izinnya.

"Terkait izin para pedagang, kita sudah cek izinnya melalui instansi PMPTSP ternyata tidak terdata izinnya. Namun, terkait penertiban ini, kita sudah menyurati pedagang sebanyak 3 kali. Tapi tidak diindahkan, makanya kita tertibkan," tambah Sofyan.

Sebelumnya, penggusuran yang dilakukan oleh para petugas Satpol PP sempat mendapat hadangan dari pedagang, dan sempat ricuh.

(jw/csp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar