Penertiban di Pasar Kampung Lalang, Petugas Satpol PP Nyaris Ditikam

Penertiban di Pasar Kampung Lalang, Petugas Satpol PP Nyaris Ditikam

Penertiban PKL di Pasar Kampung Lalang, Rabu (12/6) siang

(jw/eal)

Rabu, 12 Juni 2019 | 15:44

Analisadaily (Medan) - Sebanyak 200 personel Satpol PP Kota Medan menertibkan pedagang kali lima (PKL) di seputaran Pasar Kampung Lalang, tepatnya di Jalan Kelambir V, Kelurahan Lalang, Kecamatan Medan Sunggal dan Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Medan Helvetia, Rabu (12/6) siang.

Penertiban itu sempat diwarnai kericuhan setelah salah seorang pedagang tidak terima dan nyaris menikam petugas Satpol PP menggunakan sebilah pisau. Meski demikian penertiban tetap berjalan, satu persatu lapak pedagang pun dibongkar.

Sebelum penertiban dilakukan, para PKL telah disurati agar tidak berjualan di sepanjang Jalan Kelambir V, mulai traffic light hingga mendekati perlintasan kereta api. Sebab Pemko Medan melalui PD Pasar telah melakukan revitalisasi Pasar Kampung Lalang menjadi tempat transaksi jual-beli yang lebih representatif. Namun para PKL tidak mengindahkannya dan tetap berjualan.

"Selain mengganggu kelancaran arus lalu lintas, kehadiran para PKL menyebabkan kawasan sekitar menjadi kotor dan semrawut," kata Kasatpol PP Kota Medan, M. Sofyan.

Menurut Sofyan, tidak hanya PKL, sejumlah bangunan yang menyalahi aturan juga tak luput dari penertiban. Guna memudahkan proses penertiban, satu unit excavator mini diturunkan.

Sebelum penertiban digelar, pihak Satpol PP memberi waktu satu jam bagi para PKL agar membongkar lapaknya masing-masing. Para PKL pun kalang kabut, mereka cepat-cepat membongkar lapak dan mengamankan dagangannya agar tidak dibawa petugas.

"Bagi pedagang yang memilihi bertahan, petugas pun tidak ragu-ragu dan langsung membongkar lapak mereka. Kemudian petugas juga meminta para pemilik kios yang meletakkan barang dagangannya hingga atas parit agar tidak mengganggu para pejalan kaki," ucapnya.

Saat hendak ditertibkan, salah seorang pedagang tidak terima. Ia kemudian mengeluarkan sebilah pisau dan mau menikam seorang petugas Satpol PP. Namun upayanya tidak berhasil karena petugas yang jadi sasarannya mengelak.

Mengetahui ada upaya penikaman, petugas Satpol PP yang lain langsung berdatangan untuk memberikan bantuan. Petugas yang tidak terima kemudian mengejar pedagang tersebut. Namun Kasatpol PP menghentikannya dan kemudian meredakan amarah anggotanya.

Penertiban PKL di Pasar Kampung Lalang, Rabu (12/6) siang

Penertiban PKL di Pasar Kampung Lalang, Rabu (12/6) siang

"Sudah, gak usah dikejar. Kita serahkan saja masalah ini kepada pihak berwajib untuk menanganinya. Kita lanjutkan kembali penertiban," ungkap Sofyan.

Pengejaran dihentikan, petugas Satpol PP kembali melanjutkan penertiban, sedangkan sejumlah aparat kepolisian yang turut serta dalam penertiban mendatangi kios milik pedagang yang hendak melakukan penikaman tersebut. Kericuhan yang sempat terjadi langsung reda, Sofyan membawa anggotanya melanjutkan penertiban.

"Penertiban kita lakukan untuk membersihkan kawasan Pasar Kampung Lalang dari PKL. Selain mengganggu kelancaran arus lalu lintas, keberadaan PKL juga membuat kesemrawutan dan sampah berserakan. Di samping itu tindakan mereka berjualan di pinggir jalan juga melanggar peraturan," jelas Sofyan. 

(jw/eal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar