Penertiban Bangunan di Sekitar Gedung Warenhuis Sempat Ricuh

Penertiban Bangunan di Sekitar Gedung Warenhuis Sempat Ricuh

Seorang ibu berusaha menhadang petugas agar tempat tinggalnya tidak dirubuhkan petugas, Jumat (13/9)

(jw/csp)

Jumat, 13 September 2019 | 12:48

Analisadaily (Medan) - Penertiban yang dilakukan petugas Satuan Kepolisian Pamong Praja (Pemerintah Kota Medan terhadap bangunan yang berada di belakang Gedung Warenhuis di Jalan Hindu, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat, berlangsung ricuh.

Kericuhan pecah saat ekskavator mencoba merubuhkan rumah yang berada tepat di belakang bangunan bersejarah tersebut. Namun, seorang ibu yang tidak di daerah itu menghalang petugas yang hendak merobohkan tempat tinggalnya.

"Gak ada otak kelen, kelen liat ada anak-anak di dalam rumah itu,” teriak ibu itu, Jumat (13/9).

Namun, teriakan ibunya tidak membuat petugas gentar untuk merobohkan rumah. "Semua petugas maju, jangan pakai kekerasan," ucap Kasatpol PP, M. Sofyan menggunakan pengeras suara.

Mendengar intruksi dari Kasatpol PP petugas langsung mengangkat barang-barang untuk disingkirkan dan ekskavator merobohkan bangunan.

Namun, saat hendak dirobohkan kembali warga menyiramkan air panas, minyak serta air kotoran mereka ke arah petugas. Petugas pun langsung mengambil tindakan dan terus merobohkan bangunan.

"Pastikan semua barang-barang, jangan sampe ada kekerasan," teriak Sofyan.

Warga yang kalah jumlah dengan petugas Satpol PP pun merelakan bangunan mereka dirobohkan.

Petugas dari Satpol PP mengangkat barang-barang warga yang tinggal di sekitar Gedung Warenhuis, Jumat (13/9)

Petugas dari Satpol PP mengangkat barang-barang warga yang tinggal di sekitar Gedung Warenhuis, Jumat (13/9)

(jw/csp)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar