Pencuri Sepeda Motor Ditembak Tim Pegasus

Pencuri Sepeda Motor Ditembak Tim Pegasus

Tim Pegasus Kepolisian Sektor Patumbak pelaku pencurian dengan pemberatan sepeda motor, Selasa (12/11)

(jw/csp)

Selasa, 12 November 2019 | 11:51

Analisadaily (Medan) - Tim Pegasus Kepolisian Sektor Patumbak mengamakan pencuri sepeda motor. Dalam penangkapan itu, petugas juga melakukan pebembakan terhadap pelaku karena berusaha melarikan diri.

Pelaku bernama Sabar Hasudungan (32) warga Jalan Garu X Kelurahan Harjosari, Kecamatan Medan Amplas. Penangkapan dilakukan pada Jumat (8/11) di Jalan Garu lll,  Medan Amplas sekitar pukul 17.30 WIB.

"Saat itu, tim menerima informasi, bahwa seorang yang masuk daftar pencarian orang sedang berada di sebuah warnet di Jalan Garu III," kata Kanit Reskrim Polsek Patumbak, Iptu Gindo Manurung, Selasa (12/11).

Terkait adanya informasi itu, polisi langsung menggerebek, namun kedatangan petugas diketahui pelaku, sehingga terjadi pengejaran.

Petugas pun memberi tiga tembakan peringatan ke udara, tapi pelaku tak juga mengindahkan, dan terpaksa ditembak di kaki kanan pelaku.

"Pelaku yang terjatuh langsung ditangkap, kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan pengobatan," terang Iptu Gindo.

Pelaku mengaku sudah delapan kali mencuri sepeda motor, masing-masing di Jalan Garu III yakni 2 motor Honda Beat dan 1 Honda Supra X, dan Jalan Garu VI motor Yamaha Mio.

Juga di Jalan Selamat Honda Supra X, Jalan Garu II Honda Supra X, Jalan Keluarga Marindal Honda Revo, dan di Jalan Kebun Marindal Yamaha Jupiter.

Dari tangannya diamankan barang bukti berupa 3 buah celana panjang dan sebuah kaos yang dibeli pelaku dengan uang hasil kejahatan, serta sebuah kunci T.

Residivis

Ia juga mengaku, setiap sepeda motor yang dicuri dijual kepada seseorang yang tidak diketahui rumahnya. Sedangkan para korbannya, umumnya anak kos, sehingga sering berpindah-pindah.

"Tersangka juga seorang residivis yang sudah pernah dihukum dengan kasus pencurian sepeda motor juga," tambahnya.

Atas perbuatannya, pelaku dipersangkakan melanggar ketentuan pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 363 ayat (1) tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

(jw/csp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar