Pemprovsu Semakin Gencar Menata KJA di Danau Toba

Pemprovsu Semakin Gencar Menata KJA di Danau Toba

Wakil Gubernur Sumatera Utara, Nurhajizah Marpaung

(aa/eal)

Jumat, 11 Mei 2018 | 16:22

Analisadaily (Medan) - Wakil Gubernur Sumatera Utara, Nurhajizah Marpaung mengatakan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) terus melakukan penataan Keramba Jaring Apung (KJA) di Danau Toba.

Penataan dilakukan agar salah satu danau terbesar di dunia itu bersih dari limbah budi daya ikan sehingga bisa maksimal sebagai objek wisata.

"Tahun 2017 produksi ikannya (melalui KJA) turun sekitar 35.000 ton, terus menurun sebelum adanya Pergub soal ini dan angka itu akan kita dorong terus turun sampai 10.000 ton per tahun," kata Wagubsu di Medan, Jumat (11/5).

Dikatakannya, warga sekitar Danau Toba khususnya pengusaha KJA tidak keberatan mengangkat keramba miliknya ke tempat lain asalkan pariwisata di Danau Toba dibenahi dan dapat dijadikan sebagai sumber mata pencaharian.

"Kalau ikan kurang terlalu banyak minatnya. Tapi kalau wisata meningkat, mereka mau jual makanan, minuman, oleh-oleh, dan lainnya pasti laku. Jadi kita harap pemilik dapat memindahkan kerambanya," ucapnya.

Lebih lanjut Wagubsu menjelaskan, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara dalam penataan KJA-KJA tersebut.

"Jika ini terus kita lakukan secara terus-menerus maka dalam tiga tahun ke depan target produksi ikan 10.000 ton/tahun di Danau Toba akan tercapai," tukasnya.

(aa/eal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar