Pemkot Bekasi Minta Rp 250 M, Ahok: Rp 2,5 T juga Kita Kasih!

Selasa, 28 Oktober 2014 | 20:07

detikNews - Jakarta, Plt Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menerima permohonan bantuan dana sebesar Rp 250 miiar yang diajukan oleh Walikota Bekasi Rahmat Effendi untuk pembangunan. Ahok berujar dia bahkan siap memberikan bantuan 10 kali lipat lebih besar, jika memang diperlukan.

“Ini kan bukan soal uang, kalau demi kebaikan Jakarta, Rp 1 triliun atau Rp 2,5 triliun juga kita harus kasih,” kata Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (28/10/2014).

“Kalau manfaat untuk Jakarta besar, (Rp 250 miliar) itu bisa kita kasih, asalkan jelas manfaatnya,” tambah Ahok.

Dia mencontohkan kota Tangerang yang juga meminta Rp 1 triliun untuk bangun jalan layang, perpanjangan jalur busway hingga Ciledug, bangun jalan inspeksi. Ahok mengaku tak masalah dan siap membantu kota mitra.

Namun dia mengingatkan masih ada proses panjang hingga dana itu benar-benar dialokasikan dari APBD 2015. Pasalnya pengesahan APBD itu masih akan dibahas dalam paripurna DPRD.

“Kita kasih, tapi tinggal menunggu DPRD apakah dukung atau tidak. DPRD kan punya nurani. Ini buat Jakarta kok. Kalau ini buat saya baru ribut anda (DPRD). Tapi kan ini buat bersama,” jelasnya.

Sebelumnya, Rahmat menyatakan dia sudah menyampaikan proposal permintaan bantuan dana dari pemprov DKI. Jika dapat dana Rp 250 miliar, pemkot Bekasi akan memfokuskan percepatan pembangunan infrastruktur dan sarana/prasana untuk transportasi, jalan, saluran air, penanganan banjir dan pembuangan sampah.

“Prioritas pembangunan untuk sistem transportasi yang terintegrasi seperti APTB, MRT. APTB belum maksimal, makanya insyaallah dengan bantuan ini kita bisa alokasikan untuk sistem transportasi terpadu. Ke depan kita punya terminal tipe A yang bisa terkoneksi dengan jaringan bus seluruh Jakarta. Kita ingin Bekasi dan Jakarta tidak ada bedanya,” ujar Rahmat terpisah.

“Begitu juga pembuatan jalan baru untuk kepentingan truk sampah, jadi nanti truk sampah dari DKI tidak perlu lagi dari Trans Yogi, cukup keluar tol Jati Asih terus ke Ujung Menteng langsung ke Bantar Gebang,” tukasnya.

Kedatangan Rahmat di kantor Ahok juga sekaligus menagih janji pemprov DKI soal hibah truk sampah bekas. Dia ingin agar proses hibah dipercepat agar bisa membantu mengangkut sampah Bekasi yang mencapai 1.700 ton per hari.

“Sekarang ini paling butuh truk sampah. Kalau bisa saya bawa sekarang, saya bawa (ke Bekasi). Kalau dikasih 100 alhamdulillah, 150 alhamdulillah. kata dia sambil berseloroh.

“Sekarang ini baru bisa angkut 40 persen (sampah terangkut). Kalau dapat dari DKI 200 unit, baru 60 persen. Jadi kalau saya mau dapat Adipura, itu saya mesti minimal 70 persen kapasitas daya angkut sampah,” jelasnya. (ros)

 

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar