Pemko Medan Diminta Tertibkan Alat Peraga Bapaslon

Pemko Medan Diminta Tertibkan Alat Peraga Bapaslon

Ketua Panwaslih Kota Medan, Henry Sitinjak.

(aa/rzp)

Senin, 12 Februari 2018 | 20:29

Analisadaily (Medan) - Panitia pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kota Medan meminta kepada pihak Pemerintah Kota (Pemko) untuk menertibkan alat peraga berisi sosialisasi tentang bakal pasangan calon (Bapaslon) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) 2018-2023.

Hal itu dikarenakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut telah menetapkan pasangan calon (Paslon) yang akan bertarung dalam Pilgubsu 2018-2023 pada hari ini, Senin (12/2).

“Jika tetap terpasang alat peraga itu, dapat dikategorikan melanggar ketentuan karena belum memasuki masa kampanye, sehingga ditertibkan dengan cara dibersihkan,” kata Ketua Panwaslih Kota Medan, Henry Sitinjak.

Berdasarkan hasil pengawasan di seluruh 21 Kecamatan se-Kota Medan, tercatat sebanyak 698 alat peraga berisi tentang sosialisasi Bapaslon yang harus ditertibkan seperti spanduk, baliho, poster, dan sebagainya.

“Ini merupakan hasil pantauan dan pengawasan yang dilakukan melibatkan 63 Panwascam di 21 kecamatan dan 151 Panwas Lapangan di setiap kelurahan se-kota Medan,” tambahnya.

Anggota Panwaslih Kota Medan divisi pencegahan hubungan antar lembaga, M. Fadly menyebutkan, hal ini merupakan tindak lanjut surat dari Bawaslu Sumut agar pemerintah tiap-tiap daerah untuk membersihkan alat peraga sosialisasi tersebut.

“Kami sudah surati Pemko Medan, terutama kepada Kasatpol-PP Medan untuk melakukan penertiban. Karena wewenang menertibkan alat-alat peraga itu adalah pihak Pemko Medan,” ucapnya.

“Akan tetapi kami mengimbau, alangkah baiknya para tim pemenangan atau relawan Paslon juga bisa menertibkan alat-alat peraga tersebut. Karena jika sudah ditertibkan, itu tidak bisa ditarik lagi karena akan dimusnahkan,” tandasnya.

(aa/rzp)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar