Pemerintah Pantau Jaminan Ketersediaan Listrik Selama Ramadan

Pemerintah Pantau Jaminan Ketersediaan Listrik Selama Ramadan

Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Sabrina, Minggu (12/5)

(rel/csp)

Minggu, 12 Mei 2019 | 10:04

Analisadaily (Medan) – Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara terus memonitor pemulihan ketersediaan listrik di bulan Ramadan. Hal ini dilakukan pasca pemadaman listrik di sebagian besar wilayah pada Kamis (9/5) dini hari dan malam hari lalu.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Sabrina, Pemerintah terus berkoordinasi dengan PLN dan meminta berbuat sebisanya agar masalah yang terjadi segera diatasi. Sehingga tidak terjadi lagi pemadaman listrik khususnya pada bulan Ramdan.

“Sebagaimana penjelasan PLN, terjadi kerusakan pada Current Transformer (CT), peralatan yang mengubah besaran arus dari besar ke kecil ataupun sebaliknya sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan, dengan arus 150kV,” kata Sabrina, Minggu (12/5).

Manager Komunikasi PLN UIW Sumatera Utara, Rudi Artono mengatakan, beberapa Pembangkit seperti PLTU Nagan Raya 1 dan 2, PLTU Pangkalan Susu 2, PLTGU Belawan, ST 2.0, PLTG Marine Vessel Power Plant dan Belawan, serta PLTD AKE mengalami trip atau padam terpaksa dan harus dilakukan pemulihan dengan waktu yang cukup lama.

Rudi juga mengatakan sudah dilakukan pemulihan pada Pukul 03:26 WIB pada Pembangkit Listrik Island Inalum yang sudah Sinkron dengan Subsistem SBU, serta pada Pukul 03:44 WIB Semua Gardu Induk di Aceh sudah pulih dan dapat beroperasi kembali.

“Namun pada pukul 20.44 WIB terjadi penurunan tekanan suplai bahan bakar gas untuk MVPP di Belawan dan Arun. Hal ini menyebabkan tidak terpenuhinya kebutuhan pembangkit sehingga berpengaruh pada pelayanan penyaluran tenaga listrik,” jelas Rudi.

Masih kata Rudi, saat ini sedang dilakukan upaya untuk meningkatkan tekanan gas pada pipa sepanjang 350 meter. 

Sabrina pun meminta stakeholder terkait agar mendukung sehingga meminimalisir berbagai persoalan yang dapat mengakibatkan kurangnya ketersediaan listrik di Sumatera Utara.

"Pasokan listrik kita kan tergantung pada pembangkit, dan keberadaan pembangkit itu juga didukung berbagai pihak. Saya minta agar seluruh pihak terkait bisa memberikan dukungan dan dapat melakukan perannya dengan sebaik-baiknya," kata Sabrina.

Kabag Ketanagalistrikan Dinas Pertambangan dan Energi Sumut, Karlo Purba menjelaskan, pihaknya, Jumat (10/5) lalu, kembali berkoordinasi dengan PLN. Dan, yang menjadi perhatian adalah bagaimana agar pasokan gas dapat berjalan lancar ke PLTG dan MVPP di Belawan.

“Hari Senin rencananya akan digelar pertemuan yang melibatkan stakeholder terkait termasuk Pertagas sebagai pemasok gas," ujar Karlo Purba.

Sekarang, daya mampu pembangkit 2.002 MW dan beban berkisar 1.945 MW dengan cadangan sekitar 55 MW. Dalam waktu dekat pihak terkait kelistrikan Sumut akan duduk bersama membahas berbagai kendala yang dihadapi dalam upaya menjamin pasokan lisrik Sumut aman selama Ramadan dan Lebaran.

(rel/csp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar