Pemerintah Diharapkan Memberi Perhatian Pada Penyandang Tunanetra

Pemerintah Diharapkan Memberi Perhatian  Pada Penyandang Tunanetra

Pertuni saat melakukan Tadaruz bersama, Kamis (17/5)

(jw/csp)

Kamis, 17 Mei 2018 | 20:25

Analisadaily (Medan) - Setiap Bulan Suci Ramadhan, Persatuan Tuna Netra Indonesia Sumatera Utara mengadakan Tadaruz  menggunakan Al-Quran Braille. Namun, Pertuni selama ini belum mendapat perhatian maksimal.

Saat ditemui, Ketua DPD Pertuni Sumut, Khairul Batubara mengatakan, diharapkan pemerintah  memberi perhatian terhadap penyandang tunanetra.

Menurut Khairul, sejak UU nomor 8 tahun 2016  tentang penyandang disabilitas tunanetra diterbitkan hingga kini belum ada implementasi. "Sampai hari ini implementasi UU itu belum ada sama sekali," ujarnya.

Oleh karena itu, Khairul berharap agar penyandang disabilitas tunanetra dapat dibantu. Karena, di Indonesia ini semua warga mempunyai hak yang sama.

"Sekarang ini banyak tukang pijat tunanetra dan sudah tidak begitu digemari dan sehingga beralih menjadi tukang jual kerupuk. Bahkan ada yang menyanyi di tempat SPBU," kata Khairul.

Ia menyebutkan, semua itu adalah keterpaksaan. Karena, lanjut Khairul, ia tidak pernah mengajurkan anggota untuk menjadi pengemis atau peminta-minta. Apalagi, di Bulan Suci Ramadan.

“Kami sangat berharap uluran tangan dari berbagai pihak. Terlebih pemerintah yang ada di Sumut, yang sangat kita cintai selama ini," pungkas Khairul.

(jw/csp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar