Pemerintah Akan Batasi Penggunaan LPG 3 Kg

Pemerintah Akan Batasi Penggunaan LPG 3 Kg

Pemilik Pangkalan Gas LPG 3 Kg di Jalan Pintu Air Medan, Syamsudi

(jw/eal)

Jumat, 6 Oktober 2017 | 17:52

Analisadaily (Medan) - Kelangkaan gas LPG 3 Kg sudah terjadi sejak satu bulan belakangan di Kota Medan. Alhasil, pemerintah berencana menerapkan kebijakan subsidi tepat sasaran untuk pengguna LPG 3 Kg.

Hal itu diungkapkan oleh seorang Pemilik Pangkalan Gas LPG 3 Kg di Jalan Pintu Air Nomor 10 Medan Kota, Syamsudi.

"Sudah ada satu bulan ini gas LPG kosong," kata Syamsudi, Jumat (6/10).

Menurutnya, Pertamina akan memasarkan Bright Gas 5,5 Kg, sementara LPG 3 Kg akan dialihkan sehingga gas tersebut bisa sesuai dengan sasaran.

"Mungkin gas LPG yang 3 Kg akan diperkecil jatahnya dari Pertamina dan masyarakat yang menggunakan LPG 3 Kg benar-benar masyarakat miskin," ucapnya.

"Mungkin juga bagi masyarakat miskin yang hendak membeli gas LPG 3 Kg akan memakai kartu miskin yang dikeluarkan oleh pemerintah," sambungnya.

Lebih jauh dia menjelaskan, hal tersebut dilakukan Pertamina sebagai upaya untuk mengalihkan LPG 3 Kg ke Bright Gas 5,5 Kg bagi masyarakat mampu sehingga ke depannya masyarakat mampu tidak lagi menggunakan gas bersubsidi.

Sebelumnya, pemerintah telah membuat sistem distribusi terbuka untuk gas LPG 3 Kg. dengan distribusi tersebut siapa saja yang boleh membeli gas itu sehingga masyarakat yang mampu juga ikut menggunakan LPG 3 Kg.

Syamsudi mengaku mendapat informasi tersebut dari pihak Pertamina.

"Saya dengar dari orang Pertamina. Nantinya masyarakat yang mampu atau berkecukupan akan diarahkan untuk membeli gas yang bermuatan 5,5 kilogram. Namun saya belum tahu kapan itu direalisasikan," pungkasnya.

(jw/eal)

Tags :

#LPG #Gas #Subsidi

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar