Pembentukan Posko Bantu Mencegah Penyebaran Hog Cholera

Pembentukan Posko Bantu Mencegah Penyebaran Hog Cholera

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumut M Azhar Harahap, Selasa (12/11)

(jw/csp)

Selasa, 12 November 2019 | 12:05

Analisadaily (Medan) - Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan mengimbau kabupaten/kota membentuk pokso di tingkat kecamatan, untuk mengantisipasi penyebaran virus Hog Cholera yang tersebut melalui babi dan mempercepat evakuasi bangkainya yang dibuang sembarang.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumut M Azhar Harahap mengatakan, saat ini posko di tingkat kecamatan sudah mulai bekerja. Melalui posko ini diharapkan lebih cepat menerima informasi jika ada temuan tentang virus itu.

“Sehingga dapat dengan cepat dilakukan tindakan penanganan. Jadi posko di setiap kecamatan sudah mulai bekerja, agar pelaporan mengenai hog cholera dapat segera ditindaklanjuti," jelasnya.

Sampai saat ini telah ditemukan sekitar 5.800 ekor babi yang mati karena hog cholera, dari jumlah populasi babi di Sumatera Utara sebanyak 1.2 juta ekor.

Ada 11 kabupaten yang ditemukan ternak babi mati karena hog cholera, yakni di Karo, Dairi, Humbang Hasundutan, Deliserdang, Medan,Toba Samosir, Serdang Bedagai, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan Samosir.

(jw/csp)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar