Pembahasan Energi akan Dibawa ke Tingkat Pusat

Pembahasan Energi akan Dibawa ke Tingkat Pusat

Ketua Komite II DPD RI, Parlindungan Purba (kiri) dan Plt Gubsu, T Erry Nuradi (kanan).

(jw/rzd)

Senin, 1 Februari 2016 | 21:56

Analisadaily (Medan) - Dalam rapat pembahasan energi bersama di Kantor Gubsu, Senin (1/2) Ketua Komite II DPD RI, Parlindungan Purba, benjanji akan mengusulkan hasil rapat dalam pembahasan di tingkat pusat.

“Kami akan menggelar rapat tindaklanjut dengan pihak yang berwenang dan usulan ini akan menjadi bahan bagi kami,” kata Parlindungan Purba.

Sebelumnya, Plt Gubsu H T Erry Nuradi menilai Sumut masih membutuhkan penambahan pembangkit listrik baru minimal 1.000 MW. Menurutnya, perkembangan investasi dan industri di Sumut bakal jalan di tempat apabila solusi krisis listrik dan gas tidak teratasi.

Dalam kesempatan itu GM PT PLN Sumut, Agung Nugroho, memaparkan saat ini jumlah total pelanggan di Sumut mencapai 3.171.291 pelanggan dengan daya mampu rata-rata 1.751 MW. Beban puncak rata-rata 1.721 MW dan cadangan rata-rata 111 MW.

“Cadangan pasokan daya mampu rata-rata tahun 2015 terdiri dari pembangkit Sumbagut 1.362 MW, IPP 21 MW, Excess power 44 MW, sewa PLTD 254 MW dan transfer Inalum rata-rata 70 MW,” ucap Agung.

Dijelaskannya, PLN melakukan pembelian listrik dari IPP/EP kapasitas di bawah 10 MW pada tahun 2015 yang sudah beroperasi 11 unit (82 MW), di mana sudah PPA 44 pengembang (378 MW), proporsal yang sudah masuk 142 pengembang (1.080 MW).

Tambahan pembangkit di Sumbagut pada tahun 2015 sebanyak 380 MW terdiri atas PLTU P Susu (200 MW) dan PLTMG Arun 180 MW. Pada tahun 2016 akan ada tambahan pembangkit baru masuk ke sistem Sumbagut dengan total 460 MW.

“Diantaranya adalah dari PLTA Wampu 45 MW rencana COD (comercial operation date) Februari 2016, Marine Vessel #1 240 MW rencana COD April 2016, PLTP Sarulla 100 MW rencana COD November 2016, MPP Sumut 75 MW rencana COD 2016,” jelasnya.

(jw/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar