Pelayan Ditampar Karena Meminta Pelanggan Berhenti Merokok

Pelayan Ditampar Karena Meminta Pelanggan Berhenti Merokok

Ilustrasi (Pixabay)

Minggu, 6 Januari 2019 | 14:04

Analisadaily - Nasib sial dialami oleh seorang pelayan restoran di Malaysia. Meski dengan sopan mengatakan kepada sekelompok tiga pria untuk berhenti merokok di restoran tempatnya bekerja, sang pelayan malah ditampar dan dimarahi.

Dilansir dari Asia One, Minggu (6/1), peristiwa itu dialami oleh Selvam, 25, asal India. Saat peristiwa itu terjadi, Selvam hanya melakukan tugasnya untuk mengingatkan pelanggan tentang larangan merokok yang baru diberlakukan di negara tersebut.

“Saat itu sekitar pukul 12.30 siang pada hari pertama larangan, 1 Januari 2019, kami telah memasang tanda ‘Dilarang Merokok’, tetapi beberapa pelanggan masih merokok,” ucapnya.

“Saya mendatangi sekelompok tiga pria yang merokok. Saya dengan sopan mengatakan kepada mereka untuk berhenti merokok, tetapi salah satu dari mereka bangun dan tiba-tiba menampar saya. Saya kaget. Mereka kemudian pergi,” tambahnya.

Selvam merupakan pelayan di restoran yang berada di Seksyen 25, di Shah Alam. Itu bukan satu-satunya perbuatan kasar yang dialaminya. Di hari itu juga, Selvam dimarahi oleh pelanggan lain karena alasan yang sama.

“Saya tidak tahu mengapa orang tidak bisa mengikuti aturan daripada berperilaku seperti ini,” ujarnya.

Pemilik restoran tempat Selvam bekerja, telah mengajukan laporan polisi atas insiden tersebut.

Shah Alam OCPD Asisten Komisaris Baharudin Mat Taib mengatakan, polisi sedang menyelidiki kasus di bawah Bagian 323 KUHP untuk sukarela menyebabkan cedera.

“Kami mendesak orang yang terlibat untuk maju dan memberikan pernyataannya,” katanya.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar